TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pernah bingung kenapa uang di ATM bisa hilang, padahal tidak merasa melakukan transaksi apa pun?
Kasus saldo rekening yang tiba-tiba berkurang memang bikin panik, apalagi jika notifikasi transaksi tidak muncul.
Hal ini bisa terjadi karena beberapa hal, seperti gangguan sistem bank, rekening dibobol, kejahatan digital, hingga kelalaian pengguna saat bertransaksi.
Dikutip dari laman resmi Sahabat Pegadaian, Minggu 31 Mei 2026, berikut beberapa penyebab dan cara mencegah uang hilang di ATM.
Kenapa Uang di ATM Bisa Hilang?
Saat mengecek saldo atau mutasi rekening, sebagian orang mungkin pernah menemukan saldo ATM tiba-tiba berkurang tanpa merasa melakukan transaksi.
Kondisi ini tentu menimbulkan kepanikan. Lantas, sebenarnya kenapa uang di ATM bisa hilang?
Berikut beberapa penyebab yang perlu kamu ketahui:
Transaksi Gagal
Uang di ATM tidak selalu hilang karena pencurian. Dalam beberapa kasus, penyebabnya bisa berasal dari gangguan sistem bank atau jaringan yang sedang eror.
Misalnya, saat tarik tunai, mesin ATM sudah memproses transaksi dan terdengar suara uang dihitung, tetapi uang tidak keluar, lalu muncul notifikasi “Transaksi Gagal” atau “Communication Error”.
Meski uang belum diterima, sistem bank terkadang sudah mencatat transaksi sebagai berhasil sehingga saldo rekening tetap terpotong.
Kondisi ini biasa disebut suspect transaction atau transaksi menggantung. Namun, umumnya dana akan kembali otomatis dalam waktu 1×24 jam atau setelah nasabah mengajukan klaim ke bank.
Modus Ganjal ATM
Salah satu penyebab uang di ATM bisa hilang berikutnya adalah modus ganjal ATM. Pelaku biasanya memasang benda asing di slot kartu agar kartu tersangkut dan tidak bisa keluar.
Saat nasabah panik, pelaku akan berpura-pura membantu, lalu meminta korban menghubungi nomor call center palsu atau memasukkan PIN kembali.
Ketika korban lengah, pelaku mengintip PIN ATM dan mengambil kartu yang tersangkut untuk menguras saldo rekening.
Fitur Auto Debit
Saldo ATM yang tiba-tiba berkurang juga bisa disebabkan oleh fitur auto debit dari layanan langganan, asuransi, cicilan, atau dompet digital.
Banyak orang lupa, mungkin rekening mereka masih terhubung dengan pembayaran otomatis sehingga saldo tetap terpotong setiap jatuh tempo meski layanan sudah tidak digunakan.
Oleh karena itu, penting untuk rutin mengecek layanan yang terhubung ke rekening dan mematikan fitur auto debit yang sudah tidak dipakai agar saldo tidak terus tersedot tanpa disadari.
Penipuan Link atau Phishing
Kenapa uang di ATM bisa hilang tanpa disadari? Hal ini bisa disebabkan oleh penipuan link atau phishing.
Modus penipuan biasanya dilakukan lewat link palsu yang dikirim melalui WhatsApp atau email dan mengarahkan korban ke situs yang tampilannya mirip dengan website resmi bank.
Di situs tersebut, korban diminta memasukkan data penting, seperti nomor kartu, CVV, hingga kode OTP. Setelah data diberikan, pelaku bisa langsung membobol rekening, bertransaksi online, atau memindahkan saldo ke dompet digital.
Oleh karena itu, hindari mengklik link mencurigakan, terutama yang memakai URL tidak resmi atau pesan bernada mendesak.
Salah Transfer
Tanpa disadari, salah transfer juga bisa membuat saldo ATM tiba-tiba berkurang atau menghilang. Kondisi ini biasanya terjadi karena kesalahan input saat transfer antarbank atau pembayaran digital.
Bahkan, ada juga transaksi yang ternyata tercatat dua kali karena pengguna mengira pembayaran sebelumnya gagal.
Oleh karena itu, penting untuk rutin mengecek mutasi rekening dan menyimpan bukti transaksi agar setiap aktivitas mencurigakan bisa segera diketahui dan ditelusuri.
Editor: Agus Priwandono








