Kemudian Vitamin A juga dapat membantu proses penglihatan dalam adaptasi terang ke tempat yang gelap. Mencegah kelainan pada sel –sel epitel termasuk selaput lender mata.
“Selain dalam berupa kapsul, Vitamin A juga dapat diperoleh dari mengonsumsi makanan bergizi. Sumber makanan mengandung Vitamin A itu, bisa dari hati sapi, keju, telur rebus, hati domba, telur, ikan salmon, tuna, susu dan udang,” katanya.
Selain penimbangan dan pengukuran panjang atau tinggi badan, setiap bulan Februari dan Agustus di Posyandu ada pemberian kapsul Vitamin A untuk bayi dan balita mulai usia enam bulan sampai lima tahun. Pemberian Vitamin A bagi bayi dan balita memiliki manfaat besar bagi kesehatan matanya.
“Oleh karena itu penting bagi ibu agar rajin membawa ke posyandu atau pelayanan kesehatan. Agar pertumbuhan dan perkembangan anak dari kesehatannya terkontrol dengan baik,” katanya.
Selain mendapatkan pelayanan penimbangan, Bidan Elsa menjelaskan, setiap anak juga akan mendapatkan imunisasi dasar lengkap. Bagi bayi atau balita yang memang belum mendapat imunisasi.
“Serta kegiatan stimulasi, deteksi, intervensi, dini tumbuh kembang (SDIDTK). Berupa kegiatan konprehensif untuk memantau aspek tumbuh kembang anak,” katanya.











