CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Moda transportasi umum rendah karbon atau emisi mulai merambah Banten. PT Chandra Asri Petrochemical memulainya dengan mengoperasikan bus listrik sebagai kendaraan antar jemput karyawan.
Perusahaan yang berada di Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon ini telah menyiapkan dua bus listrik. Kemarin (14/2), dua unit bus listrik secara resmi diluncurkan. Peresmian itu dihadiri langsung oleh Kepala Staf Kepresidenan Indonesia Moeldoko.
Human Resources & Corporate Affairs Director CAP Suryandi menjelaskan, pengoperasian bus listrik sebagai kendaraan antar jemput karyawan merupakan upaya perusahaan dalam mengurangi emisi karbon.
“Bus listrik mampu mereduksi emisi hingga 28,52 metrik ton karbondioksida setiap tahunnya, artinya menurunkan polusi udara,” ujar Suryandi.
Penggunaan bus listrik dinilai lebih efisien dibandingkan menggunakan bus berbahan bakar solar. Dua bus listrik memotong konsumsi solar hingga 20.800 liter per tahun. Dengan begitu diperkirakan biaya operasional menjadi lebih hemat sebesar Rp292.330.000 per tahun.
Tidak hanya itu, bus listrik dinilai memiliki fitur keamanan sangat memadai dan sesuai dengan standar keselamatan kerja perusahaan serta usia bus lebih lama dibandingkan bus berbahan bakar solar.










