Satu unit bus listrik tersebut berkapasitas 51 kursi dan mampu melaju dengan kecepatan maksimal 70 kilometer per jam.
Suryandi menyebut dua bus itu merupakan produk anak bangsa, yakni Karoseri Mobil Anak Bangsa di Kudus, Jawa Tengah. Ke depan Chandra Asri Petrochemical akan menambah jumlah unit bus dengan energi terbaru tersebut.
Sejauh ini Chandra Asri Petrochemical mengoperasikan 37 unit bus diesel dan perlahan akan digantikan menggunakan bus listrik. Adapun rute dua bus listrik itu adalah pertama, CA Plant-PCI-Cilegon-Simpang-Jalan Raya Anyer-CA Plant.
Kedua, CA Plant-Jalan Raya Anyer-Bukit Palem-Jalan Raya Anyer-CA Plant. Ketiga CA Plant-PCI-Pulomerak-Pulo Ampel Serang-SM Plant.
Sementara Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengatakan, Chandra Asri Petrochemical menjadi pionir dalam penggunaan bus listrik sebagai kendaraan antar dan jemput karyawan di kawasan industri.
“CAP menjadi pionir di kawasan industri. Kita harapkan menjadi faktor pengungkit, kalau CAP sudah menggunakan, perusahaan lain mengikuti,” ujar Moeldoko.










