TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID – DPRD Kota Tangerang Selatan menanggapi pesimis kebijakan Pemkot Tangsel yang akan mengalihkan ribuan tenaga honorer menjadi tenaga outsourcing.
Anggota Komisi 1 DPRD Kota Tangsel Riski Jonis mengatakan, pengalihan ribuan tenaga honorer menjadi tenaga outsourcing merupakan solusi yang disarankan Pemerintah Pusat yang kemudian akan diadopsi Pemerintah di daerah.
“Saya pesimis itu akan berjalan. Mengelola jutaan honorer loh. Rumit sekali,” ujarnya, Rabu, 15 Februari 2023.
Jonis melanjutkan, bahkan proses peralihan ini akan memakan waktu tidak cukup 1 sampai 2 tahun. “Gak mungkin selesai tahun depan,” jelasnya.
Menurut Jonis, akan terjadi banyak masalah dalam proses peralihan ini, seperti misalnya pendataan jumlah honorer yang tidak valid, mungkin saja bertambah atau berkurang.











