PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Ikatan Kesejahteraan Keluarga Minang (IKKM) Pandeglang sukses menyelenggarakan perhelatan akbar bertajuk “Baralek Gadang” dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-48, Halal Bihalal, sekaligus Pengukuhan Pengurus IKKM Pandeglang periode 2026-2031 pada Sabtu 18 April lalu. Acara yang berlangsung khidmat dan meriah ini dipusatkan di Gedung Graha Pancasila (GP) Pandeglang.
Dalam prosesi pengukuhan tersebut, Dedi Harjayanto, S.H. resmi dilantik sebagai Ketua IKKM Pandeglang untuk masa bakti lima tahun ke depan. Kehadiran tokoh-tokoh penting menambah kekhidmatan acara, di antaranya Wakil Gubernur Banten Dr. H. Achmad Dimyati Natakusumah, Staf Khusus Menko Pangan Irna Narulita, perwakilan Gubernur Sumatera Barat, Bupati Pandeglang, serta jajaran pejabat dan tokoh masyarakat Kabupaten Pandeglang.
Wakil Gubernur Dimyati dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam terhadap eksistensi warga Minang di Pandeglang. Ia menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan fondasi kekuatan persaudaraan.
“Acara Halal Bihalal IKKM Pandeglang ini adalah bentuk nyata ikatan persaudaraan satu keluarga warga Minang. Pentingnya halal bihalal ini adalah merajut ikatan tali silaturahmi agar kita harus saling membantu satu sama lainnya. Saya berpesan untuk selalu menerapkan prinsip saling asah, asih, dan asuh, serta selalu mengingat kebaikan antarsesama,” ujar Dimyati.

Di sisi lain, Ketua IKKM Pandeglang terpilih, Dedi Harjayanto, S.H., mengungkapkan rasa syukur dan harapannya di usia organisasi yang hampir mencapai setengah abad ini.
Ia berkomitmen untuk membawa IKKM menjadi wadah yang lebih inklusif dan produktif.
“Di usia yang ke-48 ini, kami berharap IKKM Pandeglang semakin jaya dan kompak. Fokus utama kami ke depan adalah memastikan organisasi ini memberikan manfaat nyata, tidak hanya bagi internal anggota keluarga Minang, tetapi juga berkontribusi positif bagi masyarakat luas di tanah perantauan, khususnya Kabupaten Pandeglang,” tegas Dedi.
Acara Baralek Gadang ini juga dimeriahkan dengan berbagai atraksi seni budaya khas Minangkabau, seperti Gandang Tambua dan Tari Persembahan , serta ditutup dengan tradisi lelang kue sebagai simbol gotong royong warga. Melalui kepengurusan yang baru, IKKM Pandeglang diharapkan terus menjadi jembatan silaturahmi yang kokoh antara perantau Minang dan pemerintah daerah demi kemajuan bersama.
Reporter: Eko Fajar A









