RADARBANTEN.CO.ID – Tugas kuliah memang bikin pusing. Selalu saja ada mahasiswa yang enggak mau dibuatnya repot. Alhasil, pakai joki atau jasa pengerjaan.
Jasa pengerjaan tugas atau yang biasa dikenal dengan joki merupakan budaya yang sudah tidak asing lagi di kalangan mahasiswa.
Banyak kalangan mahasiswa memanfaatkan jasa tersebut karena berbagai alasan. Tapi, kalian sudah tahu belum sih kalo nge-joki enggak selalu menguntungkan?
Yuk kita simak penjelasan berikut!
- Tidak Akan Mengetahui Teknik Penulisan Ilmiah
Nah, kalian enggak mau kan buta banget sama sistematika penulisan karya tulis ilmiah? Karena, dengan mengerjakan tugas/penelitian sendiri, kita dilatih untuk terbiasa dalam penulisan suatu karya ilmiah.
- Tidak Dapat Memahami Dengan Pasti Studi Kasus yang Diteliti
Kalau kalian engga faham sama studi kasus yang diangkat, bagaimana bisa nanti kita mempertanggung jawabkan penelitian yang kita angkat?
- Membuang-buang Uang
Tidak hanya soal pemahaman dan pemikiran, dari pada kita hanya membuang-buang uang dengan nge-joki saja, mendingan kita nabung sekaligus tau betul proses dalam penulisan karya tulis ilmiah.
- Tingkat Kepuasan Tidak Selalu Terjamin
Hal yang perlu diperhatikan adalah kualitas dari hasil yang diberikan tidak selalu memuaskan dan terkadang tidak sesuai yang kita harapkan dan bahkan ada kesalahan dan ketidaktepatan dari karya tulis yang dibuat, sehingga kita yang harus mempertanggungjawabkan hal tersebut.
- Pembohongan Publik
Adapun dampak yang sangat fatal dalam perihal joki ini, kita sudah termasuk melakukan tindakan kriminal dengan dengan mengatasnamakan hasil karya orang lain yang bukan kita membuat karya tulis tersebut.
Nah jadi bagaimana guys? Masih mau pakai joki buat ngerjain tugas karya ilmiah atau yang lainnya? Coba pertimbangkan dulu ya sebelum mengambil keputusan.
Penulis : Siti Nursyhaidah Syabani
Reporter : Abdul Rozak











