Ia mengungkapkan, kekesalan atas kejadian yang kerapkali ditemukan di kalangan mahasiswa.
“Pengerjaan skripsi itu sebenarnya bukan hanya sebatas mengajukan judul, lalu sudah di-acc oleh dosen pembimbing akademik, pihak akademik jurusan dan juga pihak fakultas, baru mengajukan sempro. Tapi dia hanya selesai disitu, sementara bahannya pun belum matang,” jelasnya.
Adapun Ilah Holilah, salah satu dosen pembimbing program studi KPI UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten sering memberikan pengertian kepada mahasiswanya terkait penulisan tugas akhir ini.
“Skripsi yang bagus itu adalah skripsi yang selesai dan diselesaikan! Jangan hanya terus difikirkan saja, tapi harus dikerjakan dan jangan sampai kalian memanfaatkan jasa pengerjaan juga” jelasnya.
Nah, setelah mendengar hal itu, kita perlu wanti-wanti dan waspada dalam mengerjakan tugas akhir kita ya!











