“Bukan tidak penting, tapi kan ada skala prioritas dulu. Nah Pileg dan Pilpres itu kita bisa mengukur kader partai yang potensial untuk maju di esksekutif,” tambahnya.
Selain menjadi ajang untuk menyaring kader potensial, Pileg dan Pilpres juga jadi modal bagi partai untuk maju dalam Pilkada.
Ditanya soal adanya peluang koalisi antara PDI Perjuangan dengan Partai Golkar yang kini sudah mengusung Airin Rachmi Diany untuk maju pada Pilgub Banten, Asep menyebut hal itu dapat saja terjadi.
“Bisa saja, kemungkinan politik itu tidak ada yang tidak mungkin. Hanya saja itu diputuskan pasca Pileg dan Pilpres. Jangan sampai kita berpikir Pilkada, tapi Pileg dan Pilpres yang paling krusial kita lupakan,” tuturnya.
Pada Pemilu nanti, DPD PDI Perjuangan Banten menargetkan perolehan 20 persen kursi di DPRD Banten, 5 kursi DPR RI, dan 8 sampai 10 kursi di DPRD Kabupaten/Kota.
“Kita targetkan 20 persen, yang mana jika itu terpenuhi maka akan jadi jaminan kepada masyarakat untuk kita maju pada Pilkada. Dan Insyaallah setelah gerakan bersama rakyat, kita akan melampaui target itu,” pungkasnya.
Reporter : Yusuf Permana
Editor : Mastur











