“Contoh kita kan sebagai desa percontohan KPK. Nah nanti mungkin ada yang mau studi tiru bisa berkujung ke Desa Bandung,” katanya.
Pada saat studi tiru nanti akan dikemas agar melalui BUMDes. Kebetulan pada BUMDes ada 12 divisi usaha.
“Salah satunya divisi yang bergerak di sektor wisata. Nanti BUMDes yang melakukan penawaran,” katanya.
Kades Bandung mengungkapkan, konsep membangun desa wisata ini sudah melalui proses kajian akademik. Dengan tujuan membantu ekonomi kerakyatan melalui sektor pariwisata.
“Pariwisata ramai maka ekonomi masyarakatnya terangkat. Masyarkat di sini kan bikin anyaman dari daun pandan tuh, anyaman itu punya nilai histori juga kerarifan lokal dan seni tinggi, yang akan saya kemas menjadi wisata edukasi,” katanya.
Wisata anyaman menjadi wisata edukasi karena dianyam menggunakan tangan. Di mana hal itu disukai oleh turis Mancanegara.











