Namun Ketika kamu sudah mempertahankan dan memiliki prestasi, apakah itu menjamin KIP K kamu aman? Tentunya tidak. Ada beberapa hal yang akan mengancam status mahasiswa penerima KIP K dicabut.
Berikut hal-hal yang harus kamu hindari agar KIP K tidak dicabut.
- Kondisi perekonomian keluarga
Saat perekonomian keluarga meningkat Ketika kamu masih menjadi mahasiswa penerima KIP K, ternyata KIP K kamu akan dicabut, loh. Hal ini karena beasiswa KIP K hanya untuk mahasiswa yang kurang mampu dalam perekonomiannya.
- Menikah
Jika kamu menikah saat masih menjadi mahasiswa penerima KIP K, ternyata status kamu akan dicabut dari daftar mahasiswa KIP K, loh.
Hal ini karena setelah menikah itu akan menjadi tanggung jawab suamimu. Jadi jika masih ingin mendapatkan beasiswa KIP K jangan dulu menikah, ya.
- Tidak memenuhi minimal IPK
Salah satu yang harus dipertahankan saat menjadi mahasiswa penerima KIP K yaitu nilai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK).
Jika jurusanmu termasuk kedalam golongan Sosial Humaniora (Soshum) maka nilai IPK kamu jangan kurang dari 2,75.
Jika Sains dan teknologi (Saintek) maka minimal IPK kamu yaitu 2,5. Jika IPK kamu kurang dari minimal IPK yang telah ditentukan, maka KIP K kamu akan terancam dicabut.











