- Konsumsi buah dengan kandungan vitamin C.
Buah dengan kandungan vitamin C seperti jeruk dan nanas bisa meningkatkan produksi air liur. Ketika produksi air liur terjaga dengan baik, masalah mulut kering pun akan teratasi.
Selain itu, air liur juga membantu membilas asam yang diproduksi bakteri mulut saat proses pembusukan makanan. Hasilnya, masalah bau mulut saat puasa jadi lebih terkendali.
- Memenuhi kebutuhan cairan dengan baik.
Saat puasa, Anda memang tidak dapat menambah asupan cairan pada siang hari. Sebagai gantinya, pastikan kebutuhan cairan terpenuhi dengan baik selama waktu buka hingga sahur.
Ketika asupan cairan terjaga, produksi air liur pun akan tetap berjalan dengan baik. Hasilnya, bau mul huut akan teratasi selama Anda berpuasa.
Untuk menghilangkan bau mulut saat berpuasa dengan tepat, Anda bisa berkonsultasi ke dokter. Dengan begitu, penanganan bisa dilakukan sesuai kondisi yang mendasarinya.
Penulis : Tomi Bustomi
Editor : Aas Arbi











