RADARBANTEN.CO.ID- Malam nisfu sya’ban menjadi salah satu momen penting bagi umat Islam.
Malam nisfu sya’ban biasa diisi dengan amalan-amalan seperti yasinan, baik secara berjamaah maupun sendirian.
Bagi perempuan yang sedang haid, tidak perlu risau jika tak dapat mengerjakan amalan membaca yasin pada malam nisfu sya’ban.
Karena, begitu banyak amalan yang dapat dilakukan pada malam nisfu sya’ban selain membaca Surat Yasin.
Dikutip dari @nuonline_id disarikan dari kitab karya Sayyid Muhammad Alawi Al-Maliki, tiga amalan yang dapat dilakukan pada malam Nisfu Sya’ban yaitu:
- Memperbanyak doa.
Anjuran untuk memperbanyak membaca doa pada malam Nisfu Sya’ban ini sesuai dengan, dari Abu bakar, bahwa hadis Nabi Muhammad SAW:
“Bahwa pada malam Nisfu Sya’ban Rahmat Allah turun ke bumi, dan Allah akan mengampuni segala dosa kecuali musyrik dan yang dalam hatinya tersimpan kebencian (munafik).” HR. Al-baihaqi
- Membaca dua kalimat syahadat.
Sayyid Muhammad bin Alwi mengatakan:
“Sudah sepatutnya seorang muslim memperbanyak bacaan kalimat syahadat khususnya di bulan-bulan yang dimana Allah limpahkan Rahmat pada bulan tersebut.”
- Beristighfar
Sayyid Muhammad bin Alwi menjelaskan bahwa istighfar adalah amalan utama yang memiliki keutamaan, pada bulan-bulan tertentu seperti malam nisfu sya’ban, maka keutamaan membaca nya akan semakin berlipat.
Lewat istighfar dan rahmat Allah, segala dosa akan diampuni, kesukaran dihilangkan, sehingga hati menjadi lebih tentram, damai.
Istighfar merupakan bagian dari zikir, dan kata Allah, dengan zikir (mengingatKu) hati menjadi tenteram.
Tiga amalan di atas tentu bisa dilakukan oleh siapapun, termasuk perempuan yang sedang haid.
Karena sejatinya ketiga amalan tersebut adalah jalan untuk mengingat dan lebih mendekatkan diri pada Allah.
Selain ketiga amalan di atas, pada malam nisfu sya’ban juga biasanya melakukan tradisi saling memaafkan satu sama lain, dan ini, bisa dilakukan siapapun termasuk yang sedang haid.
Tradisi saling memaafkan pada malam Nisfu Sya’ban bukan tanpa dasar dan tujuan.
Dikutip dari akun @ismaelalkholilie, sebagimana hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah. “Sesungguhnya Allah memandang pada hamba nya di malam Nisfu Sya’ban, maka Allah akan mengampuni semua makhluknya kecuali orang musyrik dan musyhin.”
Musyhin dalam hadis tersebut adalah orang yang menyimpan kebencian, dengki, dan permusuhan.
Untuk meluruhkan rasa benci, dengki dan permusuhan, maka dilakukanlah tradisi maaf memaafkan di malam yang penuh rahmat Allah seperti nisfu sya’ban.
Itulah amalan yang dapat dilakukan pada malam nisfu sya’ban bagi perempuan yang sedang haid selain membaca Yasin.
Penulis: Pipih Shofiah
Editor : Aas Arbi











