Selain gelar acara Karya P5 dilaksanakan pembukaan bazar makanan tradisional oleh Kepala Kantor Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Wilayah pandeglang, Ahmad Suhaeri. Didampingi Kepala SMK Negeri 5 Pandeglang Ahmad Zaenudin Anwar, dewan guru serta siswa dan siswi.
Menurut Ketua Panitia Gelar Karya P5, Usep Sofyana mengatakan, dalam acara karya P5 tahun 2023, siswa dan siswi menampilkan hasil karya dan menggelar bazar makanan tradisional.
“Untuk makanan, siswa menjajakan lebih dari 24(dua puluh empat) jenis makanan tradisional. Tidak hanya menjual, siswa-siswi ini juga menjelaskan deskripsi dan informasi makanan yang dibuat,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Jumat, 17 Maret 2023.
Sedangkan untuk gelar karya P5 siswa menampilkan delapan kesenian tradisional oleh masing-masing kelasnya dengan percaya diri. Mulai dari Rampak Bedug, Tari Lenggang Cisadane, Tari Bentang Banten, Tari Nyi Mas Gamparan, Tari Bandrong, dan Tari Pencak.
“Tarian yang bercirikan kearifan lokal kecamatan Cikeusik juga ditampilkan seperti Tari Petani yang terinspirasi dari Kecamatan Cikeusik sebagai lumbung padi di kabupaten Pandeglang. Lalu Tari Singa Depok, yang merupakan tari khas asal Indramayu namun berkembang di kecamatan Cikeusik khususnya di daerah dengan penduduk Suku Jawa,” katanya.
Setelah penampilan kesenian tradisional, siswa melakukan parade tradisi lokal. Dimana secara bergantian, siswa-siswi menampilkan simulasi tradisi baik dari daerah Banten juga tradisi lokal Kecamatan Cikeusik.
“Tradisi yang ditampilkan diantaranya yaitu Tradisi Kawalu, Nyawer Manten, Cukuran, mapag sri, seba baduy, Pawai obor, siraman manten, dan Tujuh Bulanan. Harapan kita kegiatan gelar karya P4 menjadi kegiatan rutin di sekolah,” katanya.
Gelar Karya P5, merupakan wadah yang positif untuk memfasilitasi siswa. Selain mencapai tujuan pembelajaran dari P5 juga untuk mengembangkan karakter positif siswa.
“Jadi selain membentuk karakter tapi juga mengembangkan bakat dimiliki. Serta bagian dari melestarikan kearifan lokal, terutama seni dan budaya menjadi warisan leluhur,” katanya.
Kepala SMKN 5 Pandeglang, Ahmad Zaenudin Anwar berharap, kepada siswa-siswi agar mengambil pelajaran bermakna.
“Dan kegiatan ini bisa menjadi pengalaman belajar yang menyenangkan bagi siswa,” katanya.
Kepala Kantor Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Wilayah pandeglang, Ahmad Suhaeri mengapresiasi, kegiatan gelar karya P5 SMK Negeri 5 Pandeglang.
“Berharap kegiatan pembelajaran ini bisa membuat siswa-siswi menghargai dan mencintai kearifan lokal agar terbentuk profil pelajar pancasila seperti yang diharapkan. Gelar karya ini cukup sukses dilaksanakan terlihat dari respon positif siswa terhadap penyelenggaran gelar karya ini,” katanya.
Siswi kelas X SMK Negeri 5 Pandeglang Siti Aisah mengaku, senang mengikuti kegiatan gelar karya P5.
“Kami sangat senang mengikuti kegiatan gelar karya ini. Kami ingin melaksanakan gelar karya kembali tahun depan,” katanya.
Reporter : Purnama Irawan
Editor: Ahmad Lutfi











