Penonton pun gaduh melihat ada yang tidak beres dalam pengumuman pemenang. Akhirnya panitia memutuskan pemenang berdasarkan nama.
Setelah pengumuman selesai, Hepi, orang tua peserta B14 protes dan meminta panitia mengecek data peserta. Dari situlah akhirnya terungkap, ternyata nomor pentas yang dimiliki peserta dengan nomor pentas yang dipegang panitia berbeda.
Hepi tidak menyangka lomba yang diselenggarakan di area hotel dan kafe ternama di pusat kota Pandeglang bakal berakhir mengecewakan.
“Kalah dan menang itu hal yang biasa dalam perlombaan. Tapi kami merasa dirugikan karena anak saya pentas dengan nomor B14, setelah protes ternyata di data panitia anak saya nomor 15,” ungkap Hepi, Sabtu malam, 18 Maret 2023.
Menurut Hepi, perbedaan data itu merugikan peserta. Nomor pentas peserta itu sebagai data juri melihat dan menilai peserta. Saat mengumumkan pemenangnya pun harus menyebutkan nomor pentas dan nilai.
“Di sinilah ketidakprofesionalan panitia terlihat. Mereka sudah meminta maaf,” ungkap Hepi.
Ia menduga para pemenang Kapulso Fashion Show kemungkinan bisa keliru karena perbedaan data itu tadi.
Protes keras disampaikan Vina, orang tua peserta lainnya. Vina juga menilai panitia Kapulso Fashion Show tidak profesional. Menyelenggarakan kegiatan untuk memotivasi anak-anak berbakat, justru dalam pelaksanaannya tidak fair.
“Ini kan merugikan anak-anak,” ungkap Vina.











