- Hindari polusi.
Bagi masyakat yang tinggal di wilayah perkotaan dan dekat dengan wilayah industri, sangat penting untuk menggunakan masker saat di luar ruangan. Hal itu sebagai upaya mencegah terhirupnya polusi.
- Rajin berolahraga.
Rajin melakukan olahraga bisa menjaga fungsi, kesehatan, dan kapasitas paru-paru.
Sejumlah jenis olahraga yang bagus untuk paru-paru yaitu berenang, bersepeda, dan lari atau jogging. Apabila memungkinkan, kamu bisa menghindari olahraga di luar ruangan saat keadaan udara sedang kotor.
Kondisi paru-paru yang tidak dijaga atau sering menghirup udara kotor akibat polusi udara atau asap rokok dan lainnya bisa mendatangkan berbagai penyakit, seperti:
- Asma.
Penyakit ini terjadi akibat adanya penyempitan saluran pernapasan akibat peradangan. Apabila hal itu terjadi, proses pertukaran oksigen yang dihirup melalui hidung menuju paru-paru akan terganggu.
- Pneumonia atau paru-paru basah.
Penyakit ini disebabkan banyaknya jamur atu virus dan bakteri yang masuk ke dalam paru-paru. Virus ini menyerang kantung udara di dalam paru-paru dan menyebabkan penderitanya sesak napas.
- Bronkitis.
Penyakit ini terjadi karena adanya peradangan pada bronkus atau percabangan saluran udara menuju paru-paru. Penyakit ini terjadi akibat infeksi virus dan asap rokok.
- Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK).
Penyakit paru-paru jenis ini berkembang secara cepat. Tanda-tandanya bisa semakin memburuk seiring dengan berjalannya waktu.
- Pleuritis atau peradangan pleura atau selaput yang memisahkan dinding dada dan kedua sisi paru.
Penyakit ini menyebabkan sakit pada dada, dibarengi gejala demam.
Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menjaga paru-paru agar tetap sehat. Seperti mengonsumsi jus lobak, air perasan lemon, jus bawang putih, air jahe dan madu, teh akan licorice, rebusan kunyit, jus nanas, perasan pappermint, jus sayur seledri, jus wortel dan ketumbar, air kelapa hijau, susu murni, apel, kacang merah, bit, dan minuman cacao. (dib/don)











