slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Asal-Usul ‘Mudik’ dan Sejarahnya

Agus Priwandono by Agus Priwandono
07-04-2023 11:18:49
in Berita Utama, Sosial Budaya
Asal-Usul ‘Mudik’ dan Sejarahnya

Sugiman dan istrinya saat menunggu petugas loket bus di Terminal Balaraja untuk membeli tiket, Kamis, 6 April April 2023. Mereka mudik lebih cepat.

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

RADARBANTEN.CO.ID – Mudik, dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia memiliki dua arti.

Pertama, mudik yang berarti berlayar atau pergi ke udik. Udik di sini diartikan sebagai hulu sungai atau pedalaman.

Baca Juga :

Polsek KSKP Merak Gagalkan Dugaan Penggelapan Truk Box di Pelabuhan Merak

Kepuasan Publik Tinggi, ASDP Dinilai Sukses Kelola Mudik Lebaran 2026

Arus Balik Lebaran 2026 Terkendali, 79 Persen Pemudik Sumatera-Jawa Sudah Kembali

60 Persen Pemudik Sudah Kembali ke Pulau Jawa, ASDP Pastikan Arus Balik Lebaran Terkendali

Arti mudik selanjutnya adalah pulang ke kampung halaman.

Dua arti di atas merupakan etimologi yang didasarkan pada setidaknya tiga teori. Teori pertama, kata “mudik” berasal dari kata “udik”. Artinya, Selatan atau hulu.

Sejarahnya, sebelum terjadi urbanisasi besar-besaran di Jakarta, banyak wilayahnya dengan nama akhir udik atau ilir. Ilir berarti Utara atau hilir. Contohnya, Meruya Udik, Meruya Ilir.

Teori selanjutnya adalah berdasarkan aktivitas pengiriman hasil bumi ke Jakarta ketika masih bernama Batavia.

Saat itu, suplai hasil bumi ke Jakarta berasal dari wilayah di luar tembok kota sebelah Selatan Batavia.

Petani dan pedagang dari luar tembok kota Batavia itu memasok hasil bumi menggunakan perahu melalui sungai. Itu sebabnya ada nama wilayah terkait tumbuhan seperti Kebon Jeruk, Kemanggisan, Kebon Nanas, Duren Sawit.

Dari situ muncul istilah milir-mudik yang artinya bolak-balik. Mudik diartikan menuju udik kembali setelah saat petani dan pedagang menjual hasil bumi di Batavia.

Teori terakhir adalah bahwa kata “mudik” berasal dari akronim dua kata dalam bahasa Jawa. Yakni, “mulih disik” yang artinya pulang dahulu.

Teori ketiga ini memang belum bisa dipastikan kebenarannya. Namun, disebutkan sudah beredar luas. Terutama di kalangan masyarakat Jawa.

Seiring berjalannya waktu, muncul tradisi mudik. Fenomena perpindahan para urban dalam jumlah besar dari wilayah perkotaan ke perdesaan. Sesuatu yang luar biasa, yang cuma di Indonesia itu, terjadi ketika merayakan Idul Fitri.

Dikutip RADARBANTEN.CO.ID dari Historia.id, sejarawan Muhammad Yuanda Zara menyatakan bahwa tradisi mudik di masyarakat terjadi setelah Indonesia merdeka. Tepatnya, pada tahun 1950-an. Saat itu, pusat dari fenomena mudik ini adalah di Jakarta. Dan, itu terjadi sampai sekarang.

Dalam dialog “Serba-serbi Mudik Sejak Dahulu Kala” itu, Yuanda Zara mengatakan bahwa jumlah penduduk Jakarta antara tahun 1948-1949 hanya 800 ribu jiwa. Namun, setelah tahun 1950-an melonjak menjadi 1,4 juta jiwa.

Penambahan jumlah penduduk Jakarta ini terjadi setelah pemerintah memindahkan kembali ibukota Indonesia dari Yogyakarta ke Jakarta. Otomatis, pada tahun 1950-an itu pemerintah memfokuskan pembangunannya di Jakarta.

Kondisi itu menjadi magnet bagi masyarakat di luar Jakarta. Pendatang dari Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur yang secara ekonomi kurang berkembang -terutama Jawa Barat karena pemberontakan Sekarmadji Marijan Kartosoewirjo dengan DI/TII-nya- berdatangan.

Mereka berharap mendapatkan pekerjaan dari pembangunan jalan raya, fasilitas umum, dan gedung-gedung di Jakarta.

Setelah beberapa tahun tinggal di Jakarta, pendatang yang sebagian mendapatkan pendidikan yang baik di kampungnya, dan sebagian lain merupakan buruh kasar, punya kerinduan dengan kampung halamannya.

Dari sini, fenomena mudik muncul di Indonesia. (*)

Editor: Agus Priwandono

Tags: mudikPelabuhan CiwandanPelabuhan MerakRamadansejarah mudik
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Long Weekend, Penumpang di Pelabuhan Merak Melonjak Hingga Ribuan Orang dan Kendaraan

Next Post

Saran untuk Pemudik dengan Sepeda Motor: Lewat Jalur Kota ke Pelabuhan Ciwandan

Related Posts

Penggelapan Merak
Cilegon

Polsek KSKP Merak Gagalkan Dugaan Penggelapan Truk Box di Pelabuhan Merak

by Adam Fadillah
Kamis, 4 Juni 2026 13:21

CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID - Respons cepat layanan Call Center 110 Polres Cilegon berhasil menggagalkan dugaan penggelapan satu unit truk box di...

Read moreDetails

Kepuasan Publik Tinggi, ASDP Dinilai Sukses Kelola Mudik Lebaran 2026

Arus Balik Lebaran 2026 Terkendali, 79 Persen Pemudik Sumatera-Jawa Sudah Kembali

60 Persen Pemudik Sudah Kembali ke Pulau Jawa, ASDP Pastikan Arus Balik Lebaran Terkendali

Lonjakan Arus Balik Lebaran 2026 Masih Terasa di Terminal Poris Plawad

Jalur Wisata Rangkasbitung–Pandeglang Sempat Padat, Kini Arus Lalu Lintas Lancar

Patroli Rumah Kosong Diperketat, Polisi Minta Warga Aktif Lapor

Paramount Land Adakan Promo Ramadan, Tawarkan Voucher Cashback Menarik

Kapolda Bantah Terjadi Kemacetan Saat Momen Mudik Lebaran di Pelabuhan Merak dan Jalan Lingkar Selatan

Toilet di Pelabuhan Merak Tak Dialiri Air, Pemudik Mengeluh

Next Post
Saran untuk Pemudik dengan Sepeda Motor: Lewat Jalur Kota ke Pelabuhan Ciwandan

Saran untuk Pemudik dengan Sepeda Motor: Lewat Jalur Kota ke Pelabuhan Ciwandan

Pasang Smart CCTV, Cara Aman Meninggalkan Rumah Saat Mudik

Pasang Smart CCTV, Cara Aman Meninggalkan Rumah Saat Mudik

Bank bjb Sediakan Layanan Penukaran Uang di Seluruh Jaringan Kantor

Bank bjb Sediakan Layanan Penukaran Uang di Seluruh Jaringan Kantor

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Kader Posyandu Tangsel

Kader Posyandu dan Ngider Sehat Jadi Garda Terdepan Penanganan Stunting di Tangsel

Selasa, 23 Juni 2026 16:24
Dinsos Kabupaten Serang

Dinsos Kabupaten Serang Sebut Updating Data DTSEN Bisa Dilakukan, Diajukan Mulai dari Tingkat Desa

Selasa, 23 Juni 2026 15:57
Seleksi Direksi BUMD Banten

Seleksi Direksi BUMD Banten Dibuka untuk Umum, ASN Harus Pilih Jika Lolos

Selasa, 23 Juni 2026 15:49
Sengketa Villa Ubud Anyer

Sengketa Lahan di Villa Ubud Anyer, SHGB PT Abadi Mukti Guna Lestari Dicabut

Selasa, 23 Juni 2026 15:28
Rekrutmen Security Cilegon

Lebih dari 50 Persen Peserta Rekrutmen Security Disnaker Cilegon Sudah PKWT

Selasa, 23 Juni 2026 15:12
Hari Bhayangkara ke-80 Polda Banten

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Banten Bedah Rumah Warga dan Salurkan 100 Paket Sembako

Selasa, 23 Juni 2026 15:06
Kader Posyandu Tangsel

Kader Posyandu dan Ngider Sehat Jadi Garda Terdepan Penanganan Stunting di Tangsel

Selasa, 23 Juni 2026 16:24
Dinsos Kabupaten Serang

Dinsos Kabupaten Serang Sebut Updating Data DTSEN Bisa Dilakukan, Diajukan Mulai dari Tingkat Desa

Selasa, 23 Juni 2026 15:57
Seleksi Direksi BUMD Banten

Seleksi Direksi BUMD Banten Dibuka untuk Umum, ASN Harus Pilih Jika Lolos

Selasa, 23 Juni 2026 15:49
Sengketa Villa Ubud Anyer

Sengketa Lahan di Villa Ubud Anyer, SHGB PT Abadi Mukti Guna Lestari Dicabut

Selasa, 23 Juni 2026 15:28
Rekrutmen Security Cilegon

Lebih dari 50 Persen Peserta Rekrutmen Security Disnaker Cilegon Sudah PKWT

Selasa, 23 Juni 2026 15:12
Hari Bhayangkara ke-80 Polda Banten

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Banten Bedah Rumah Warga dan Salurkan 100 Paket Sembako

Selasa, 23 Juni 2026 15:06

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Kader Posyandu Tangsel

Kader Posyandu dan Ngider Sehat Jadi Garda Terdepan Penanganan Stunting di Tangsel

by Syaiful Adha
Selasa, 23 Juni 2026 16:24

KOTA TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) terus memperkuat upaya percepatan penurunan angka stunting. Kader Posyandu dan Tim Ngider...

Dinsos Kabupaten Serang

Dinsos Kabupaten Serang Sebut Updating Data DTSEN Bisa Dilakukan, Diajukan Mulai dari Tingkat Desa

by Ahmad Rizal Ramdhani
Selasa, 23 Juni 2026 15:57

SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Serang menanggapi persoalan adany masyarakat yang masuk dalam kelompok ekonomi lemah namun masuk pada desil...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak