SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Ketua Komisi III DPRD Banten Muhammad Faizal meminta kepada Direksi Bank Banten untuk terus melakukan penyehatan Bank Banten.
Penyehatan dilakukan salah satunya dengan cara melakukan kelompok usaha bank (KUB) dengan bank pembangunan daerah lain.
Diketahui, saat ini Bank Banten tengah terancam turun kelas menjadi bank perkreditan rakyat (BPR). Bank Banten harus memiliki modal inti sebesar Rp3 triliun.
Perihal rencana KUB dengan Bank Mandiri yang diisukan gugur, Faizal mengatakan, direksi harus menjadi opsi selain Bank Mandiri untuk KUB agar Bank Banten tidak turun kelas.
“Saya belum dengar keterangan resminya (KUB dengan Bank Mandiri, red), yang jelas maksud saya harus cari opsi lain yang terbuka untuk peluang KUB,” kata Faizal, Senin, 10 April 2023.
Katanya, setiap kemungkinan KUB harus dilakukan dan di-follow up. Jangan sampai, Bank Banten turun kelas menjadi BPR.
“Sekarang jangan berandai-andai dulu, karena masih lama. Namun tetap harus membuka peluang, setiap kemungkinan harus dilakukan,” katanya.
Ia menyebut, pihaknya selalu rutin melakukan pertemuan dengan Direksi Bank Banten. Rencanaya, pertemuan akan kembali dilakukan pada bulan Mei 2023.
“Kita rutin berkoordinasi, hitungan saya itu tiga bulan sekali. Nanti kita ketemu lagi bulan Mei, jadi Lebaran dulu,” pungkasnya.
Reproter : Yuusf Permana
Editor : Aas Arbi











