• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Utama

Mengenal Sindrom Dispepsia dan Cara Menanganinya

Redaksi by Redaksi
Jumat, 14 April 2023 10:14
in Utama
0
Mengenal Sindrom Dispepsia dan Cara Menanganinya
0
SHARES
33
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

RADARBANTEN.CO.ID – Sindrom dispepsia menarik untuk Anda ketahui. Sindrom dispepsia sendiri merupakan sekumpulan gejala berupa rasa sakit, nyeri, atau rasa tidak nyaman di bagian tengah atas daerah perut.

Sindrom yang juga dikenal sebagai gangguan pencernaan ini menggambarkan gejala tertentu, seperti sakit perut dan perasaan kenyang segera setelah makan.

Sindrom dispepsia seringkali merupakan tanda dari masalah kesehatan seperti penyakit refluks gastroesofagus (GERD), maag, atau penyakit kandung empedu, dan bukan suatu kondisi tersendiri. Pada sindrom dispepsia, rasa sakit cenderung datang dan pergi tergantung pada penyebabnya.

Sindrom dispepsia juga bisa menyerang orang dari segala usia. Namun, meskipun umum terjadi, sindrom dispepsia masing-masing individu biasanya mengalami gejala yang sedikit berbeda. Sindrom ini dapat diminimalisir dengan cara mengubah gaya hidup dan juga mengonsumsi obat-obatan tertentu.

GEJALA DAN PENYEBAB

Sindrom dispepsia umumnya terjadi saat jumlah asam lambung meningkat dan menyebabkan iritasi pada dinding lambung. Iritasi ini dapat memicu munculnya berbagai keluhan di lambung yang terasa hingga kerongkongan.

Rasa nyeri pada lambung inilah yang dapat membuat dispepsia dikenal juga sebagai keluhan nyeri lambung atau sakit maag.

Tanda-tanda sindrom dispepsia meliputi:

•    Perut terasa begah dan bergas (mudah sendawa/buang angin)

•    Mual dan muntah

•    Rasa asam atau pahit di mulut

•    Nyeri di ulu hati

•    Rasa panas atau terbakar di perut yang bisa menjalar ke dada, bahkan sampai ke leher

Sindrom dispepsia bisa terjadi karena pengaruh gaya hidup, seperti:

•    Pola makan yang tidak sehat, seperti makan tidak teratur atau banyak mengonsumsi makanan yang berlemak dan pedas

•    Sering konsumsi minuman yang mengandung berkafein

•    Memiliki kebiasaan konsumsi minuman beralkohol

•    Perokok aktif

•    Memiliki berat badan berlebihan atau obesitas

Selain karena dipengaruhi oleh gaya hidup, sindrom dispepsia juga bisa terjadi karena penyakit atau kondisi medis tertentu, seperti:

•    Gangguan asam lambung (GERD)

•    Gangguan lambung seperti radang lambung atau gastritis, infeksi bakteri pylori pada lambung, tukak lambung, dan kanker lambung

•    Efek samping obat-obatan seperti antibiotik, kortikosteroid, dan obat golongan NSAID, misalnya aspirin atau ibuprofen

•    Gangguan pada pankreas, termasuk pankreatitis akut dan pankreatitis kronis

•    Gangguan di saluran empedu, seperti kolesistitis

Page 1 of 2
12Next
Tags: Kesehatan
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Tanda-tanda Mendapatkan Lailatul Qadar Menurut Ustad Abdul Somad

Next Post

BRI Pandeglang Distribusikan Kado Lebaran Kepada Anak Yatim dan Dhuafa Serta Santri

Next Post
BRI Pandeglang Distribusikan Kado Lebaran Kepada Anak Yatim dan Dhuafa Serta Santri

BRI Pandeglang Distribusikan Kado Lebaran Kepada Anak Yatim dan Dhuafa Serta Santri

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

559 KK di Tangsel Terdampak Kekeringan

559 KK di Tangsel Terdampak Kekeringan, BPBD Terus Distribusikan Air

by Syaiful Adha
Kamis, 10 September 2026 20:53
0

KOTA TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID-Sebanyak 559 kepala keluarga (KK) atau 2.446 jiwa di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terdampak kekeringan yang terjadi di...

Penambahan Anggaran

DPRD Kabupaten Serang Kawal Anggaran untuk Kebencanaan

by Ahmad Rizal Ramdhani
Kamis, 10 September 2026 20:45
0

SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Serang berkomitmen akan mengawal anggaran yang diusulkan oleh Badan Penanggunalangan Bencana Daerah (BPBD) untuk...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.