CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Mengantisipasi lonjakan pemudik, Pertamina menyiapkan sejumlah hal, salah satunya adalah layanan delivery atau pelayanan motoris.
Layanan delivery Pertamina ada untuk memudahkan pemudik isi bahan bakar minyak (BBM) di Tengah kemacetan arus mudik.
Akses menuju Pelabuhan Merak menjadi akses yang sangat padat oleh para pemudik di setiap tahunnya, tak terkecuali di arus mudik tahun ini.
Antrean panjang di Jalan Tol Merak maupun jalur arteri selalu terjadi khususnya pada puncak arus mudik.
Mengatisipasi hal tersebut, Pertamina menyediakan layanan delivery untuk para pemudik yang kehabisan BBM saat di tengah-tengah kepadatan pemudik.
Hal itu diungkapkan oleh Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat Deny Djukardi saat meninjau SPBU Gerem, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, Selasa 18 April 2023.
Layanan delivery ini adalah upaya Pertamina dalam mengoptimalkan peran teknologi dalam memberikan pelayanan kepada konsumen.
Melalui layanan ini, konsumen akan bisa lebih mudah mendapatkan BBM meski tengah terjebak dalam kemacetan atau kepadatan pemudik.
Untuk pelayanan delivery atau motoris, konsumen yang mengalami habis BBM bisa menghubungi fasilitas 135. Nanti dari 135 akan minta koordinat untuk bisa diteruskan ke petugas di lapangan untuk operasional.
“Untuk motoris radius sekitar 10 Km maksimal pelayanannya, makanya kita tempat di beberapa titik dengan harapan melakukan pengiriman paling lama 10 sampai 20 menit itu kendaran sudah bisa datang, tergantung tingkat kemacetannya,” ujarnya.
Pertamina menempatkan layanan tersebut di sekitar 115 titik di wilayah Jawa Barat, Banten, dan DKI.
Selain itu, untuk kenyamanan arus mudik, di beberapa titik juga Pertamina tempatkan mobile storage yaitu mobil tangki dengan isi penuh bertujuan apabila terjadi kemacetan arus lalu lintas pengiriman maka mobile storage itu bisa bongkar SPBU nya atau mengirim ke SPBU terdekat yang pada posisi stoknya kritis.
“Selain itu, kami juga menyiapkan PDS atau layanan Pertamina di mana di situ ada ruang istirahat, ada medis, dan juga beberapa SPBU modular kami juga siapkan untuk jalur tol dan non tol yang kami perhitungkan tingkat kepadatannya cukup tinggi,” paparnya.
Menurutnya, hal itu memberikan alternatif kepada konsumen untuk melakukan pengisian BBM selain di SPBU.
“Saat SPBU sudah dianggap penuh, maka dia punya alternatif untuk mengisi di SPBU Modular tadi, termasuk juga dipasang SPBU Modular di jalur tol operasional yang saat ini memang untuk operasional belum ada fasilitas sehingga kita siapkan dua modular di sana,” paparnya.
Deny melanjutkan, dari semua layanan itu, intinya adalah bagi masyarakat yang ingin melakukan mudik, Pertamina sudah mempersiapkan semaksimal mungkin untuk ketersediaan stok dan layanannya.
Denny berharap pemudik bisa melakukan aktivitas mudik hari raya ini dengan aman, nyaman, dan tenang. (*)
Reporter: Bayu Mulyana











