CILEGON,RADARBANTEN.CO.ID – Puncak arus mudik lebaran, Pelabuhan Ciwandan dipadati pemudik dari Rabu 19 April malam hingga Kamis 20 April pagi.
Kepadatan pemudik yang menggunakan sepeda motor di Ciwandan sudah terjadi sejak Rabu, hingga Kamis pukul 07.00 kepadatan itu masih terjadi.
Buka tutup lalu lintas menuju kapal pun masih dilakukan hingga saat ini.
Diperkirakan ribuan pemudik yang menggunakan sepeda motor menuju Sumatera memasuki Pelabuhan Ciwandan pada kurun waktu malam hingga pagi ini.
Bahkan, karena banyaknya pemudik yang hendak masuk ke Pelabuhan Ciwandan, Jalan Lingkar Selatan (JLS) dijadikan zona penyangga atau buffer zone.
Para pemudik tertahan di buffer zone tersebut terlebih dahulu hingga sebagian pemudik yang sudah di dalam pelabuhan sudah masuk ke dalam kapal.
Kepadatan pemudik itu sendiri sudah diperkirakan sebelumnya oleh pemerintah serta stakeholder arus mudik tahun ini.
Puncak arus mudik sudah diperkirakan akan terjadi pada H-3 yaitu Rabu 19 April dan H-2 yaitu Kamis 20 April.
Nikmat salah satu pemudik mengaku baru melakukan perjalanan mudik karena terbentur dengan pekerjaan.
“Baru dapat libur,” ujarnya.
Ia mengaku sudah menunggu antrean masuk ke kapal lebih dari satu jam.
Sebelumnya, puncak arus mudik dipantau oleh Menko PMK Muhadjir Effendy serta Kapolda Banten Irjen Pol Rudy Heriyanto beserta Pj Gubernur Banten Al Muktabar.
Setibanya di pelabuhan Menko PMK Muhadjir Effendi beserta Kapolda Banten dan Pj Gubernur Banten langsung mengecek kantong parkir dan menyapa serta pebincang dengan para pemudik yang menggunakan kendaraan sepeda motor dan memberikan bingkisan, lalu rombongan melakukan pengecekan ke dermaga kemudian mengecek situasi Pelabuhan Merak.
“Hingga Rabu sekitar pukul 21.30 Wib jumlah kendaraan sepeda motor dan Truk yang mengantri untuk memasuki kapal masih normal tidak terlihat adanya kendala yang menghambat kelancaran proses loading kendaraan kedalam kapal,” ujar Rudy.
Menurutnya kondisi lancar berkat kebijakan yang menetapkan pelabuhan pelindo II Ciwandan khusus penyeberangan bagi Sepeda motor dan Truk.
“Tahun ini kita berlakukan pelabuhan Pelindo II Ciwandan khusus untuk penyeberangan sepeda motor dan truk, tidak campur dengan kendaraan pribadi dan bus,” tambah Rudy.
Reporter: Bayu Mulyana
Editor: Aditya











