Sementara itu, Dayang Putri Kambani, mahasiswi UPI Serang, menceritakan bahwa keluarganya selalu melakukan sungkeman dan makan-makan bersama.
Dayang mengungkapkan bahwa tradisi ini sudah dilakukan oleh keluarganya sejak lama dan menjadi bagian dari kebiasaan mereka di hari lebaran.
“Kalau saat lebaran, saya bareng keluarga biasanya sungkeman setelah pulang sholat ied dari masjid. Khasnya keluarga kita sih abis sungkeman lanjut makan gemblong cocol semur daging hehe, ” ujarnya.
Ada banyak aktivitas yang bisa dipilih para milineal untuk menghabiskan waktu dimomen lebaran. Namun, yang membuat semua aktivitas itu spesial adalah semangat kebersamaan dan persaudaraan yang selalu hadir di dalamnya.
Lebaran memang selalu menjadi momen yang penuh dengan kebahagiaan dan sukacita, namun tidak boleh lupa bahwa lebaran juga merupakan momen yang penuh dengan makna religius.
Sebagai umat Muslim, kita harus senantiasa mengingatkan diri kita sendiri bahwa lebaran adalah momen untuk bersyukur atas segala karunia dan nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT.
Oleh karena itu, kegiatan yang dilakukan pada hari lebaran haruslah dilakukan dengan penuh rasa syukur dan kesadaran akan kebesaran Allah SWT.
Selain itu, lebaran juga menjadi momen untuk mempererat tali silaturahmi antara sesama Muslim.
Seperti yang telah dilakukan oleh Jeni, Zaki, dan Dayang, silaturahmi dengan keluarga dan tetangga harus selalu diutamakan pada hari lebaran.
Aktivitas anak muda saat lebaran memang sangat beragam, tetapi semuanya memiliki makna yang sangat penting.
Lebaran adalah momen yang penuh dengan kebahagiaan dan sukacita, tetapi juga harus diisi dengan rasa syukur, silaturahmi, dan kesadaran akan kebesaran Allah SWT.
Editor Haidaroh
Tags : Lebaran, Milenial, Jalan-Jalan, Ziarah,











