SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Saat ini ada sepuluh jabatan eselon II Pemprov Banten yang kosong. Dampaknya, ada anggaran ratusan juta per bulan yang tak terserap.
Sepuluh jabatan eselon II yang kosong yakni Kepala Diskominfo SP, Kepala Dinas ESDM, Kepala DPMD, Inspektur, Kepapa Bapenda, Kepala Kesbangpol, Kepala Biro Hukum, Kepala Biro Organisasi dan Reformasi Birokrasi, Kepala Ekonomi dan Pembangunan Daerah, dan Kepala Biro Umum.
Tunjangan kinerja atau tukin untuk eselon II Pemprov Banten mulai dari Rp40 juta sampai Rp55 juta per bulan.
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Banten Rina Dewiyanti mengatakan, apabila tukin seorang pejabat tak diambil, maka akan menjadi sisa lebih pembiayaan atau Silpa.
Kata dia, tak semua tukin jabatan eselon II yang kosong menjadi Silpa. “Kan ada Plt-nya,” ujar Rina, beberapa waktu lalu.
Ia mencontohkan, tukin Kepala Diskominfo Statistik dan Persandian Provinsi Banten diterima Plt-nya. Sedangkan tukin untuk jabatan definitifnya tak diambil.
Rina mengatakan, lantaran tidak semua tukin jabatan eselon II diambil, maka ada efisiensi anggaran. Dari sepuluh jabatan eselon II yang kosong, ada empat jabatan yang diisi pejabat eselon II sebagai Plt. Dengan begitu, Plt-nya tak mengambil tukin eselon II juga.
Reporter : Rostinah
Editor: Aas Arbi











