RADARBANTEN.CO.ID – Accumulator atau aki merupakan salah satu komponen terpenting dalam kendaraan. Fungsinya untuk menyalurkan listrik ke komponen kendaraan lainnya.
Pada Hhari Raya Idul Fitri, banyak orang yang memilih mudik dengan kendaraan umum. Sehingga kendaraan pribadinya ditinggalkan dan tidak digunakan dalam waktu lama.
Sebelum anda menggunakan kembali kendaraan setelah ditinggal lama, hal paling utama yang harus dicek terlebih dahulu yakni aki kendaraan.
Anda harus memastikan apakah kondisi aki kendaraan dalam kondisi baik atau tidak. Sehingga fungsi komponen lainnya yang membutuhkan aliran listrik dapat berfungsi normal.
Berikut beberapa cara mengecek aki kendaraan setelah tidak digunakan dalam waktu lama.
- Periksa visual kondisi aki
Pastikan tidak ada kerusakan fisik atau kebocoran pada aki. Jika terdapat kerusakan, segera bawa ke bengkel untuk diperbaiki atau diganti.
- Cek tegangan aki menggunakan voltmeter
Untuk mobil, tegangan idealnya sekitar 12,6-12,7 Volt pada kondisi aki yang sehat. Jika tegangan di bawah 12 Volt, artinya aki perlu diisi ulang.
- Nyalakan lampu utama dan mesin
Jika tegangan aki di atas 12 Volt, coba nyalakan lampu utama mobil dan nyalakan mesin mobil selama beberapa menit.
Kemudian periksa kembali tegangan aki dengan voltmeter. Tegangan aki idealnya di atas 13 Volt saat mesin hidup.
Jika tegangan aki tetap di bawah 12 Volt setelah mesin hidup beberapa menit, artinya aki perlu diisi ulang atau diganti.
- Pastikan Kabel Terhubung
Pastikan kabel-kabel aki terhubung dengan baik dan bersih dari kotoran dan korosi. Jika terdapat korosi, bersihkan dengan kain atau sikat dan cairan pembersih aki.
Setelah semua langkah di atas dilakukan dan kondisi aki masih kurang baik, sebaiknya bawa mobil ke bengkel terdekat untuk diperiksa lebih lanjut.
Editor: Abdul Rozak











