SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Plh Sekda Banten Virgojanti mengklaim tingkat kehadiran ASN Pemprov Banten tinggi di hari pertama masuk kerja setelah libur dan cuti bersama Idul Fitri 1444 Hijriah.
“Sesuai dengan jadwal cuti, Alhamdulillah saya lihat semua OPD hadir. Tingkat kehadiran di atas rata-rata,” ujar Virgojanti di gedung Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Rabu, 26 April 2023.
Kata dia, walaupun pemerintah pusat mengimbau minimal tingkat kehadiran 30 persen agar pelayanan tetap berjalan, tetapi Pemprov Banten lebih dari itu.
“Alhamdulillah layanan berjalan. Kantor-kantor buka,” tuturnya.
Ia mengaku ada pegawai yang mengajukan cuti tambahan dengan sejumlah alasan, seperti kesulitan tiket dan menghindari kemacetan. “Itu diperkenankan atas seizin pimpinan, mereka rata-rata menyampaikan ke pimpinannya,” ujar perempuan yang juga menjabat sebagai Kepala DPMPTSP Provinsi Banten ini.
Berdasarkan laporan yang diterimanya, tingkat kehadiran di masing-masing OPD di atas 50 persen. “Ada yang 90, 80, dan 70 persen,” ungkapnya.
Secara terpisah, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Banten Nana Supiana mengungkapkan, per pukul 07.30 WIB, tingkat kehadiran pegawai Pemprov Banten mencapai 100 persen. “Itu yang di luar pegawai yang cuti ya,” ujarnya.
Namun, ia mengaku jumlah pegawai yang mengajukan cuti tambahan belum masuk ke BKD.
“Ya mungkin ada. Datanya masih di OPD masing-masing,” ungkapnya.
Kata dia, dengan adanya pernyataan dari Presiden RI Joko Widodo, maka cuti tambahan diperkenankan. Pegawai yang mengajukan cuti tambahan dapat melaporkan ke pimpinan di OPD-nya masing-masing.
Berdasarkan ketentuan, lanjut Nana, cuti dapat diambil sesuai dengan aturan yakni maksimal 12 hari selama satu tahun. Hanya saja, izin jumlah hari pengambilan cuti tambahan disesuaikan dengan kebutuhan OPD masing-masing.
Meskipun sedang cuti, tetapi pegawai harus tetap memberitahukan lokasi cuti karena apabila dibutuhkan sewaktu-waktu harus dapat hadir di kantor.
Reporter : Rostinah
Editor : Aas Arbi











