SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dari 55 formasi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja atau PPPK tenaga teknis tahun 2022 di Pemprov Banten, 23 di antaranya tak terisi.
Sementara, peserta yang mengikuti seleksi PPPK tenaga teknis sebanyak 1.022 orang.
Kepala BKD Provinsi Banten Nana Supiana mengatakan, formasi itu tak terisi karena nilai dari peserta tak memenuhi standar kelulusan. Sementara itu, bagi yang dinyatakan lulus, tinggal menunggu masa sanggah.
Terpisah, Ketua Forum Pegawai Non PNS Banten Taufik Hidayat mengatakan, banyak tenaga honorer Pemprov Banten yang ikut seleksi PPPK.
“Banyak, kurang lebih yang mendaftar untuk formasi itu sekitar ada 800-an lah. Selebihnya itu, tidak ada formasi,” ujarnya.
Kata dia, pegawai non ASN sudah ikhtiar agar diangkat menjadi PPPK. Namun, ada yang gagal karena tidak ikut lantaran tidak ada formasi, tidak sesuai dengan formasi dan pendidikan, tidak lolos saat mendaftar, serta tidak lulus seleksi.
Apalagi, lanjutnya, pendaftaran PPPK tenaga teknis dibuka untuk umum, sehingga yang dari luar provinsi pun bahkan dari luar daerah itu daftar di Pemprov Banten.
Sehingga, persaingannya terbuka dan tidak melihat masa kerja serta asalnya.
“Ini yang sangat disayangkan di Provinsi Banten saja honorernya masih ribuan ya kan ini kok masih dibuka untuk umum gitu, tidak dikhususkan. Padahal kami sudah beraudiensi minta di formasi itu khusus untuk Provinsi Banten saja,” tandasnya.
Reporter: Rostinah
Editor: Abdul Rozak











