SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Kepala Kanwail Kemenag Banten Nanang Fatchurochman mengajak kepada masyarakat untuk menjaga masjid dari politisasi dan intoleransi. Apalagi menyongsong tahun politik pada 2023-2024.
Hal itu disampaikan Nanang usai mengikuti pengukuhan pengurus Badan Kesejahteraan Masjid (BKM) periode 2022-2026 di Masjid Istiqlal, Jakarta, bersama Kepala Bidang Urusan Agama Islam Kanwil Kemenag Banten Iwan Falahudin, Rabu, 3 Mei 2023.
Pengukuhan pengurus BKM yang dilakukan oleh Menyeri Agama Yaqut Cholil Qoumas dihadiri oleh Wakil Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Anwar Iskandar, Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Nur Ahmad Baznas, Kadisbintalad Brigjen TNI Nur Salam, para pejabat Eselon I Kementerian Agama, para Kepala Kanwil Kemenag Provinsi, serta pengurus BKM yang dikukuhkan.
“Pak Menteri berpesan agar menjaga masjid-masjid kita dari kegiatan politik dan sikap intoleran, apalagi menyongsong tahun politik” kata Nanang, Kamis, 4 Mei 2023.
Menurutnya, masjid untuk menjaga Indonesia dari perpecahan dan provokasi. Menghindarkan masjid dari low politik atau pengerahan massa untuk kepentingan sesaat, atau bagi kelompok tertentu.
Selain pesan itu, lanjut Iwan, Menteri Agama juga berpesan agar mengoptimalkan fungsi dan peran masjid. Pesan itu diimplementasikan di Banten. Antara lain merevitalisasi BKM yang vakum sejak 2006 lalu dengan menyusun kepengurusannya, membuat regulasi, dan program-programya.
Apalagi BKM merupakan lembaga yang resmi dibentuk oleh Kementerian Agama, mulai dari tingkat pusat, provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, hingga desa/kelurahan.
Kata Nanang, peran dan fungsi masjid sebagai tempat ibadah dan tempat sosial dalam membina umat Islam.
“Peran dan fungsi masjid itu harus lebih dioptimalkan lagi. Nabi saja bicara di masjid tentang bagaimana kesejahteraan rakyat, penguatan ekonomi dan lainnya. Itu adalah high politics, artinya demi kepentingan bersama,” ungkapnya.
Dalam kaitan BKM, Nanang menjelaskan, akan ada anggaran khusus yang disiapkan untuk BKM, termasuk dari BAZNAS. Sehingga BKM diharapkan semakin berdaya dan masjid-masjid semakin terberdayakan, masyarakat umat beragama dan bangsa semakin sejahtera.
“Sebagaimana disampaikan Pak Menteri Agama, jadikan masjid sebagai rumah bersama yang menjadi tempat bernaung banyak orang yang memiliki itikad dan komitmen untuk pemberdayaan dan pemajuan masjid. Ajak dan libatkan banyak orang, banyak anasir dalam lembaga ini. Semakin banyak potensi dijalin, semakin besar peluang pemberdayaan dapat dilakukan,” ungkap Nanang.
Editor : Aas Arbi











