KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Sejumlah pondok pesantren (Ponpes) dan Kantor Urusan Agama (KUA) di Kabupaten Tangerang terdampak banjir mendapatkan bantuan logistik dari Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Banten.
Kakanwil Kemenag Provinsi Banten, H Amrullah mengaku prihatin atas bencana banjir yang melanda wilayah Kabupaten Tangerang dan sekitarnya.
Dia juga mengimbau seluruh jajaran dan masyarakat agar tetap waspada meski kondisi banjir mulai surut.
“Bantuan yang kami berikan ini adalah bentuk tali kasih kepada saudara-saudara kita yang terdampak. Semoga ini menjadi bencana yang terakhir,” ujar Amrullah, Jumat 30 Januari 2026.
Dirinya juga memastikan bahwa seluruh tugas dan fungsi Kementerian Agama terdampak banjir tetap berjalan, mulai dari layanan pendidikan madrasah, layanan keagamaan, hingga layanan ibadah bagi masyarakat.
“Selain itu, kami akan membantu rehabilitasi sarana dan prasarana yang rusak sesuai dengan anggaran yang tersedia,”katanya.
Senada, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Tangerang Akhmad Jubaedi mengungkapkan bahwa sebelumnya pihaknya telah menyisir dengan mendata pondok madrasah yang terdampak banjir disejumlah kecamatan.
Dimana, dia juga memastikan bahwa proses belajar mengajar pasca bencana telah aktif lagi seperti semula.
“Selain memberi bantuan logistik, pihaknya juga memberikan semangat terutama kepada guru-guru yang rumahnya terkena banjir agar setelah surut kembali aktif seperti biasa,” ungkap Jubaedi.
Dia juga berdoa dan berharap kepada para pegawai Kemenag yang terdampak banjir diberikan kekuatan dan kesabaran
“Serta lembaga pendidikan dan keagamaan dapat segera pulih dan kembali melayani masyarakat secara optimal.”harapnya.
Diketahui, lokasi yang dikunjungi diantaranya Ponpes Daar El Hijrah Kampung Besar Teluknaga, Ponpes Daarul Mukhtar Ketapang Kampung Besar, Ponpes Salsabila Al-Islam Rawalumpang Kosambi, MTs Nurul Falah Kosambi, serta MI Arrisalah Pakuhaji.
Editor Daru











