RADARBANTEN.CO.ID – Tempat wisata religi di Pandeglang tersebar dibeberapa wilayah di Kabupaten yang berjuluk Kota “sejuta santri, seribu ulama” itu.
Berziarah ke tempat wisata religi di Pandeglang merupakan hal yang banyak dilakukan oleh masyarakat Pandeglang ataupun Banten pada waktu-waktu tertentu.
Mengunjungi makam para wali atau orang-orang saleh serta makam aulia untuk mengetahui sejarah dan meneladani sifat-sifat mulia bisa dilakukan dengan datang ke tempat wisata religi di Pandeglang.
Banyak tempat wisata religi di Pandeglang yang ramai dikunjungi pada waktu tertentu, misalnya pada bulan Rajab, Rabiul Awwal dan Sya’ban atau bulan lainnya.
Inilah beberapa tempat wisata religi di Pandeglang yang dirangkum oleh RADARBANTEN.CO.ID, yang bisa menjadi sumber acuan bagi peziarah ketika berada di Kabupaten Pandeglang.
1. Situs Batu Quran
Berada di Desa Kadubumbang, Kecamatan Cimanuk, Kabupaten Pandeglang, Situs Batu Quran dipercayai terdapat kalimat Al-Quran yang tertulis pada batu yang memiliki ukuran 2 meter.
Kalimat Al-Quran tersebut dipercayai pula hanya bisa dilihat, diamati dan dibaca dengan mata batin orang-orang tertentu saja.
Pada area batu Qur’an pun terdapat jejak kaki ulama, Syekh Maulana Mansyur, ulama Banten di abad 15, putra dari Sultan Agung Abdul Fatah Tirtayasa.
2. Sumur 7 Gunung Karang
Sumur 7 Gunung Karang berada di puncak Gunung Karang dengan ketinggian 1788 mdpl. Untuk mencapai lokasi ini perlu disiapkan fisik yang kuat, pasalanya memerlukan waktu 3 hingga 4 jam perjalanan.
Berdasarkan sejarah, Sumur 7 Gunung Karang ialah tempat petilasan dari Sultan Maulana Hasanudin yang kala itu sedang berada dalam peperangan.
Pada kondisi peperangan yang berlangsung berhari-hari, persediaan air pun kian menipis. Dengan munajatnya kepada Allah SWT, Sultan Maulana Hasanudin diberikan petunjuk untuk memukulkan tongkat ke daerah puncak gunung tersebut.
Hingga dengan izin Allah SWT muncullah 7 sumber mata air yang sampai kini disebut sebagai Sumur 7 Gunung Karang.











