LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID– Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Lebak mencatat kunjungan wisatawan selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 mencapai sekitar 153 ribu orang.
Angka tersebut merupakan akumulasi kunjungan ke berbagai destinasi wisata unggulan di wilayah Lebak.
Berdasarkan data Disbudpar, terdapat sejumlah destinasi yang menjadi magnet wisatawan selama libur Nataru.
Beberapa di antaranya Lereng Cibolang, wisata budaya Baduy, Makam Prabu Wong Sogati, kawasan ziarah Cokel, BIM Waterpark, hingga Museum Multatuli.
Tingginya jumlah kunjungan tersebut menunjukkan sektor pariwisata Lebak masih diminati masyarakat.
Hal itu terjadi meski di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu serta tekanan ekonomi yang dirasakan dalam beberapa waktu terakhir.
Kepala Disbudpar Kabupaten Lebak, Yosep M Holis, mengatakan secara keseluruhan capaian kunjungan wisatawan masih sesuai dengan target yang telah ditetapkan.
Bahkan, target kunjungan wisata tahun 2025 sebanyak 1,1 juta orang disebut telah terlampaui.
“Secara angka memang menurun, tapi kalau secara target kita sudah tercapai. Malah sedikit lebih,” kata Yosep kepada RADARBANTEN.CO.ID, pada Jumat 9 Januari 2026.
Ia menambahkan, beberapa destinasi justru mencatat lonjakan kunjungan selama libur Nataru. Lereng Cibolang dikunjungi lebih dari 12.000 wisatawan, wisata budaya Baduy sekitar 7.200 orang, Makam Prabu Wong Sogati sekitar 6.100 pengunjung, serta Museum Multatuli yang juga mengalami peningkatan kunjungan.
Meski demikian, Yosep mengakui sektor pariwisata Lebak masih menghadapi tantangan. Tekanan ekonomi dalam dua hingga tiga tahun terakhir serta persoalan aksesibilitas menuju sejumlah destinasi wisata masih menjadi pekerjaan rumah yang perlu terus dibenahi.
“Kami menyadari masih ada kekurangan yang perlu dan terus diperbaiki, dan ini menjadi PR bagi kami,” pungkasnya.
Editor: Abdul Rozak











