slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Travel Pariwisata

Dulu Dicap Daerah Kumuh, Kampung Keranggan Kini Jadi Objek Wisata yang Dibanggakan Kemenpar Ekraf

Syaiful Adha by Syaiful Adha
11-05-2023 19:14:28
in Pariwisata, Tangerang
Dulu Dicap Daerah Kumuh, Kampung Keranggan Kini Jadi Objek Wisata yang Dibanggakan Kemenpar Ekraf

Kampung Eco Wisata Keranggan saat ini telah menjadi objek wisata alam di Tangsel.

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID-Kampung Eco Wisata Keranggan saat ini telah menjadi objek wisata alam di Tangsel. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenpar Ekraf) bahkan menyatakan kampung ini masuk kedalam 75 desa wisata di Indonesia.

Ditelusuri dari sejarahnya, rupanya Kampung Eco Wisata Keranggan dulunya merupakan daerah kumuh, tertinggal, dan miskin. Di tempat ini jangankan untuk dijadikan untuk objek wisata, dijadikan tempat pemukimanpun tidak banyak orang yang mau.

Alwan, warga Kampung Keranggan, bersama warga lainnya yang merubah citra negatif kampung ini. Bahkan di tangan mereka, Kampung Keranggan berhasil dijadikan sebagai objek wisata alam, wisata kuliner dan wisata riset penelitian.

Menurut Alwan, perjalanan menciptakan Kampung Eco Wisata Keranggan dimulai pada tahun 2013 silam. Saat itu Alwan membuat konsep pembangunan ekonomi kerakyatan berbasis lingkungan. Fokusnya adalah memberdayakan pelaku UMKM.

Pendampingan ini awalnya hanya kepada 10 pelaku UMKM, kemudian berkembang menjadi 100 pelaku UMKM dengan waktu relatif singkat. Setelah upaya pemberdayaan pelaku UMKM dinilai berhasil, ia kemudian mendapat ide baru, yakni membangun Kampung Keranggan menjado eco wisata.

“Ssaat itu kami melihat ada potensi sumber daya alam dari Kampung Keranggan, karena wilayahnya berada di bantaran kali Cisadane, lalu kami berusaha mempadukan dengan usaha masyarakat setempat,” ujarnya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Kamis, 11 Mei 202

Baca Juga :

Pertagas OWJA Salurkan Santunan untuk Anak Yatim dan Dhuafa di Tangsel dan Bekasi

Prof. Tholabi Kharlie: Idul Adha Momentum Menguatkan Solidaritas Kemanusiaan

Cabor Bertambah Jadi 58, Tangsel Pastikan Kesiapan Jadi Tuan Rumah Porprov Banten 2026

Lebaran Besok, BMKG Prediksi Hujan Sedang di Kabupaten Lebak dan Tangsel

Memasuki tahun 2015, ia dan sejumlah masyarakat kemudian membentuk sebuah kelompok sadar wisata (pokdawis) dan mulai membangun infrastruktur Kampung Eco Wisata Keranggan.

“Syarat tempat wisata itu harus ada kulinernya lalu harus ada tempat ibadahnya dan harus ada toiletnya, ada tempat penginapannya, terus harus ada daya tariknya juga, Nah, semua ini kita bangun pelan-pelan,” jelasnya.

Alwan kemudian menjadikan kuliner ikan cere sebagai daya tarik wisata kuliner di Kampung Eco Wisata Keranggan, sekaligus menjadi ciri khas dari kampung ini. Pada perjalannya, ia kemudian membangun camping ground dan wisata menyusuri kali Cisadane.

Kini, setelah melalui perjalanan panjang membangun Kampung Eco Wisata Keranggan, pihaknya kemudian  bekerjasama dengan 10 perguruan tinggi dalam mengembangkan potensi Kampung Keranggan dan menjadikan Kampung Keranggan sebagai wisata riset dan penelitian.

Di tahun 2019, Pemerintah Kota Tangsel mulair melirik Kampung Keranggan dan sejurus waktu mengeluarkan SK Walikota menetapkan Kampung Eco Wisata Keranggan sebagai objek wisata alam Tangsel.

Alwan mengaku, perjuangan dalam mmebangun Kampung Eco Wisata Keranggan merupakan panggilan hati. Bahwa menurutnya, kampung ini oleh banyak orang bahkan oleh Pemkot Tangsel sendiri disebut sebagai kampung kumuh, tertinggal dan miskin.

“Di situlah saya sebagai anak kampung sini harus berbuat untuk kampung ini. Kami kemudian membuat konsep yang disebut tadi sebagai konsep pembangunan ekonomi kerakyatan dan konsep kampung eco wisata,” ujarnya.

Menurut Alwan, steorotif itu tidak menjadikan ia putus asa dalam membangun kampung Keranggan. Bahkan, lewat keberhasilannya mengembangkan ide dan konsep eco wisata, ia kemudian diundang Pemerintah Jepang mempresentasikan konsepnya itu.

“Di Jepang, baru saja mengeluarkan konsep, sudah diapresiasi oleh Pemerintahnya. Kalau di Indonesia, konsepnya harus berhasil dulu baru diapresiasi,” tandasnya.

Reporter: Syaiful Adha
Editor: Aas Arbi

Tags: Kampung Eco Wisata KeranggankemenparekrafTangerang Selatan
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Teliti Model Pengawasan DPRD, Anggota DPR RI Adde Rosi Raih Gelar Doktor Administrasi Publik

Next Post

Hindari 3 Kesalahan Outfit Pria yang Sering Dilakukan

Related Posts

Pertagas OWJA Salurkan Santunan untuk Anak Yatim dan Dhuafa di Tangsel dan Bekasi
Berita Utama

Pertagas OWJA Salurkan Santunan untuk Anak Yatim dan Dhuafa di Tangsel dan Bekasi

by Syaiful Adha
Sabtu, 20 Juni 2026 06:53

KOTA TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID – PT Pertamina Gas (Pertagas) Area Operation West Java Area (OWJA) menggelar kegiatan santunan bagi anak yatim,...

Read moreDetails

Prof. Tholabi Kharlie: Idul Adha Momentum Menguatkan Solidaritas Kemanusiaan

Cabor Bertambah Jadi 58, Tangsel Pastikan Kesiapan Jadi Tuan Rumah Porprov Banten 2026

Lebaran Besok, BMKG Prediksi Hujan Sedang di Kabupaten Lebak dan Tangsel

SMK Muhammadiyah 3 Tangsel Kunjungi Radar Banten, Bekali Diri Hadapi Dunia Kerja

HUT ke-17 Tangsel, Akademisi Soroti Pentingnya Keseimbangan Pembangunan Sosial

Meski di Bawah Umur, Terduga Pelaku Bullying Tetap Harus Dihukum

Suasana Rumah Duka MH, Korban Bullying di Ciater Penuh Haru dan Dipadati Pelayat

BREAKING NEWS: Pelajar Korban Bullying di SMPN 19 Tangsel Wafat Setelah Tak Sadar Berhari-hari

Korban Bully Di SMP 19 Tangsel Minta Pindah Sekolah

Next Post
Hindari 3 Kesalahan Outfit Pria yang Sering Dilakukan

Hindari 3 Kesalahan Outfit Pria yang Sering Dilakukan

Adam Datau Komika Cilegon Siapkan Pertunjukan dari Sudut Pandang Bapak Muda

Adam Datau Komika Cilegon Siapkan Pertunjukan dari Sudut Pandang Bapak Muda

Redmi A2, Ponsel Termurah dan Paling Worth It

Redmi A2, Ponsel Termurah dan Paling Worth It

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Pemkot Cilegon Naikan Bonus Kafilah MTQ XXIII Banten

Pemkot Cilegon Naikan Bonus Kafilah MTQ XXIII Banten

Minggu, 12 Juli 2026 18:19

Pemkot Serang Siapkan Bonus untuk Seniman Berprestasi Nasional

Minggu, 12 Juli 2026 16:49

Kelebihan Bayar Iuran BPJS Jadi Temuan BPK, DPRD Banten Desak BPJS Serang Dievaluasi

Minggu, 12 Juli 2026 16:21

Supriadi Sebut Pendidikan Jadi Kunci Memutus Rantai Kemiskinan di Lebak

Minggu, 12 Juli 2026 15:32

DPRD Nilai Pengelolaan Pajak Air Tanah di Cilegon Abaikan Potensi Pendapatan Daerah

Minggu, 12 Juli 2026 15:31

Dewan Sebut Jalan Rusak Jadi Penyebab Utama Kemiskinan di Lebak

Minggu, 12 Juli 2026 15:29
Pemkot Cilegon Naikan Bonus Kafilah MTQ XXIII Banten

Pemkot Cilegon Naikan Bonus Kafilah MTQ XXIII Banten

Minggu, 12 Juli 2026 18:19

Pemkot Serang Siapkan Bonus untuk Seniman Berprestasi Nasional

Minggu, 12 Juli 2026 16:49

Kelebihan Bayar Iuran BPJS Jadi Temuan BPK, DPRD Banten Desak BPJS Serang Dievaluasi

Minggu, 12 Juli 2026 16:21

Supriadi Sebut Pendidikan Jadi Kunci Memutus Rantai Kemiskinan di Lebak

Minggu, 12 Juli 2026 15:32

DPRD Nilai Pengelolaan Pajak Air Tanah di Cilegon Abaikan Potensi Pendapatan Daerah

Minggu, 12 Juli 2026 15:31

Dewan Sebut Jalan Rusak Jadi Penyebab Utama Kemiskinan di Lebak

Minggu, 12 Juli 2026 15:29

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Pemkot Cilegon Naikan Bonus Kafilah MTQ XXIII Banten

Pemkot Cilegon Naikan Bonus Kafilah MTQ XXIII Banten

by Redaksi
Minggu, 12 Juli 2026 18:19

CILEGON,RADARBANTEN.CO.ID  – Pemerintah Kota Cilegon secara resmi melepas kafilah Kota Cilegon yang akan mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXIII Tingkat...

Pemkot Serang Siapkan Bonus untuk Seniman Berprestasi Nasional

by Nahrul Muhilmi
Minggu, 12 Juli 2026 16:49

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang berencana memberikan bonus kepada para pelaku seni yang berhasil mengharumkan nama daerah di...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak