
SELEKSI dan Pelatihan Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Serang, saat ini menjadi salah satu program kegiatan utama yang difasilitasi oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Serang pada Bidang Ideologi Wawasa Kebangsaan, Ketahanan Ekonomin, Sosial Budaya, dan Agama, khususnya di Sub-Bidang Wawasan Kebangsaan.
Kepala Kesbangpol Kabupaten Serang Epi Priatna menjelaskan, kegiatan itu sudah menyaring 52 orang sebagai Paskibraka Kabupaten Serang Tahun 2023 dan 10 orang sebagai Paskibraka yang akan dikirim untuk Seleksi Paskibraka Provinsi Banten Tahun 2023.

Hasilnya, ada 8 utusan Kabupaten Serang yang berhasil masuk calon Paskibraka Provinsi Banten.
Calon Paskibraka Provinsi Banten Utusan Kabupaten Serang Tahun 2023 yaitu:
1. Mohamad Rafa Adiyatsa dari SMK Negeri 1 Anyer
2. Elya Salwa Safira dari SMA Negeri 1 Pontang
3. Shecil Berlin dari SMA Negeri 1 Waringinkurung
4. Danar Aditya dari SMA Negeri 1 Waringinkurung
5. Halwa Fardona dari SMA Negeri 1 Waringinkurung
6. Muhammad Giovanny Hilmi dari SMA Negeri 1 Ciruas
7. Ibnu Fujiputera Isam dari SMA Islam Nurul Fikri Boarding School
8. Novi Salwa dari SMA Negeri 1 Pabuaran
Selain itu, ada 1 orang yang masuk sebagai calon Paskibraka Nasional tahun 2023 yaitu Dzaky Abiyyu Ryanza dari SMA Islam Nurul Fikri.
Selain program kegiatan Paskibraka, pada Sub-Bidang Wawasan Kebangsaan juga memfasilitasi Kegiatan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dan Kemah Pancasila.
“Kegiatan tersebut untuk menanamkan kembali pentingnya kesadaran berbangsa pada Generasi muda terutama Pemilih Pertama dalam mencegah perpecahan dan konflik sosial pada masa-masa menjelang Pemilu 2024 mendatang,” kat Epi.
Melalui Program Kegiatan Kemah Pancasila, akan terpilih dua orang dari peserta kegiatan untuk dikukuhkan menjadi “Duta Pelajar Pancasila Kabupaten Serang” yang nantinya akan ikut bertugas mensosialisasikan terkait Pentingnya memahami dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Tidak hanya Sub-Bidang Wawasan Kebangsaan (Wasbang), ada juga Sub Bidang Ekososbud dan Agama yang menaungi beberapa kegiatan, baik kegiatan dalam hal keagamaan maupun kegiatan terkait bahaya penyalahgunaan narkotika.
Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Serang termasuk forum keagamaan yang difasilitasi dalam bentuk hibah melalui Sub-Bidang Ketahanan Ekososbud dan Agama.
“Jalinan silaturahmi antara FKUB dan Badan Kesbangpol terus dirajut dengan baik demi terciptanya Harmonisasi antar Umat Beragama di Kabupaten Serang yang rukun dan damai serta terciptanya auasana yang kondusif menjelang Pemilu,” ungkap Epi.
Menurutnya, maraknya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, turut menjadi titik fokus Pemerintah Daerah untuk dicegah dan diberantas melalui Program Kegiatan Sosialisasi Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) serta Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) yang rutin dilaksanakan oleh Sub Bidang Ketahanan Ekososbud dan Agama setiap tahunnya.
Adapun sasaran dari Program Kegiatan tersebut adalah Aparatur Sipil Negara (ASN), pelajar, organisasi kemasyarakatan dan masyarakat di wilayah Kabipaten Serang.

PENANGANAN KONFLIK
Bidang Kewaspadaan Nasional dan Pengangan Konflik ini memiliki dua kasubid yakni Kasubid Kewaspadaan Dini dan Penanganan Konflik Sosial.
Untuk Kasubid Kewaspadaan Dini salah satu kegiatannya ialah memfasilitasi pertemuan di Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang terdiri dari tiga wilayah hukum yakni Polres Cilegon, Polres Serang Kota, dan Polres Serang Kabupaten. Kemudian Kodim Serang dan Kodim Cilegon, serta Kejaksaan Negeri (Kejari) Serang dan Kejari Cilegon. Ditambah Ketua DPRD sehingga total ada 10 Forkopimda.
Hal ini menjadi tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) Bidang Wasnas untuk memfasilitasi pertemuan Forkopimda. Sedangkan di Kasubid Penanganan Konflik Sosial sudah membentuk tim yang juga memfasilitasi pertemuan TKDD di tingkat kecamatan.
Selain itu, ada pula Forum Kewaspadaan Dini Daerah (FKDM), namun untuk saat ini FKDM sendiri masih vakum karena ketuanya sudah menjabat sebagai Ketua KPU dan Sekretaris menjabat sebagai ketua Bawaslu, namun masa jabatannya sebagai Ketua FKDM juga sudah selesai.
“Hal ini masih menjadi pekerjaan rumah bagi Kesbangpol untuk melakukan pembentukan ketua dan kepengurusan FKDM yang baru,” ungkap Epi.
Kegiatan lainnya di Bidang Wasnas ialah pemantauan orang asing yang sudah dibentuk tim yang terdiri dari Kesbangpol, Polres, Kejari dan Imigrasi Serang. Salama setahun, Tim pemantauan orang asing melakukan empat kegiatan berupa pendataan dan pemantauan berdasarkan data baik dari Imigrasi, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) maupun Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans). (Adv)










