CILEGON,RADARBANTEN.CO.ID – Ketua RT dan RW sekecamatan Ciwandan kumpul dengan Walikota Cilegon Helld Agustian, Kamis 22 Juni 2023 sore.
Selain ketua RT dan RW, kesempatan itu juga ikut dihadiri oleh Camat Ciwandan Agus Ariyadi dan seluruh lurah Sekecamatan Ciwandan.
Awalnya, pertemuan antara Walikota Cilegon dengan RT, RW, Lurah, dan Camat itu berlangsung di ruang rapat walikota. Namun karena keterbatasan tempat, agenda digeser ke aula Setda Kota Cilegon.
Camat Ciwandan Agus Ariyadi menjelaskan, dalam pertemuan itu sebanyak 153 RT dan RW Sekecamatan Ciwandan menyampaikan terima kasih dan aspirasi atas perhatian Walikota Cilegon kepada RT dan RW.
Setelah menaikan honor RT dan RW, Walikota Cilegon Helldy Agustian memberikan seragam untuk seluruh RT dan RW.
“Honor udah naik sekarang dapat baju, mereka bangga.
Ini jadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi RT dan RW di Kecamatan Ciwandan,” ujar Agus.
Selain itu, dalam pertemuan tersebut pun RT dan RW melakukan diskusi ringan dengan Walikota Cilegon terkait program pemerintah.
Pada kesempatan itu, Walikota Cilegon mengajak seluruh RT RW untuk ikut mensosialisasikan program pemerintah kepada masyarakat agar masyarakat tahu dan bisa merasakan secara langsung program-program pemerintah.
“RT dan RW jadi corong pemerintah dalam menyosialisasikan program pemerintah. Misalnya ada masyarakat yang tidak mampu secara ekonomi untuk sekolah, untuk berobat, RT dan RW beritahu jika Pemkot sudah ada program itu,” ujarnya.
Sementara itu, Walikota Cilegon Helldy Agustian mengaku kaget dengan kedatangan ratusan RT RW serta aparatur kelurahan dan kecamatan itu.
Helldy mengajak RT dan RW ikut membantu pemerintah kecamatan dan kelurahan dalam menyampaikan informasi tentang program pemerintah.
Helldy menjelaskan, ia memiliki 10 janji kampanye yang sudah berjalan.
Helldy mengakui masih ada beberapa yang berjalan namun belum maksimal.
“Dari 10 janji kampanye banyak yang sudah berjalan, memang ada yang belum maksimal, kami kasih penjelasan, kami jadi walikota harusnya 2021 sampai 2026, tapi berakhir di 2024, jadi ada dua tahun anggaran hilang, jadi kalau ada yang belum maksimal mohon maafkan,” ujarnya.
Dikatakan Helldy, ke depan Pemkot Cilegon mengusung konsep satu data, di mana semua informasi tentang Kota Cilegon bisa diakses.
Untuk itu ia meminta bantuan RT RW untuk memberikan informasi yang valid. (*)
Reporter: Bayu Mulyana
Editor : Aas Arbi











