SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah, meluncurkan program beasiswa S2 bagi guru Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA).
Tak tanggung-tanggung, beasiswa yang diberikan oleh Pemkab Serang tersebut bukan hanya untuk program S1, melainkan untuk program S2 di Institut Teknologi Bandung (ITB).
Tatu mengatakan, program peningkatan sumber daya manusia dalam bidang pendidikan menjadi salah satu indikator kemajuan suatu daerah.
“Bahwa untuk meningkatkan indikator di bidang pendidikan, salah satunya selain mendorong siswa berkuliah juga meningkatkan kapasitas guru, nah ini upaya yang sedang kita lakukan,” katanya, Kamis, 6 Juli 2023.
Pihaknya mengaku sengaja memilih MIPA dalam pemberian beasiswa lantaran saat ini banyak siswa yang menganggap kedua mata pelajaran tersebut menyeramkan.
“Kami ingin meningkatkan kapasitas mereka, kemampuan mereka, karena matematika dan fisika dulu karena kita tahu biasanya anak-anak takut dengan dua pelajaran ini padahal ini kuncinya dari semua ilmu rasanya ya kalau mereka jago di duain dua mata pelajaran ini yang lain Insyaallah mudah,” jelasnya.
Ia mengatakan, dengan adanya guru-guru yang ekspert dalam dua bidang tersebut, diharapkan stigma menakutkan atas dua mata pelajaran tersebut dapat hilang dan siswa bisa dengan mudah memahami pelajaran tersebut.
“Sementara ini karena datanya baru lima untuk beasiswa, nanti mereka bisa mengikuti pendidikan dan kita harapkan mereka dapat menyampaikan ilmu yang didapat kepada siswa-siswi Kabupaten Serang,” jelasnya.
Saat ini, Pemkab Serang baru menyiapkan lima kuota saja untuk program pendidikan S2 bagi para guru. Namun demikan, jumlah tersebut bisa saja bertambah menyesuaikan kekuatan keuangan daerah.
“Saya inginnya sebanyak-banyaknya hanya karena memang kita juga mempertimbangkan anggaran yang ada karena beasiswa yang lain misalnya anak-anak yang sedang kuliah di UI yang kedokteran, terus untuk 350 guru PAUD juga masih berjalan,” jelasnya.
Untuk program tersebut, pihaknya melalui Dinas Pendidikan menyiapkan anggaran sebesar Rp 1,2 miliar yang nantinya akan digunakan sebagai dana pendidikan dan juga untuk uang saku bagi lima orang penerima beasiswa.
“Kita back up semua supaya enggak nanggung ya kita back up semua totalnya Rp 1,2 miliar untuk lima orang dari semester satu sampai selesai kuliah,” pungkasnya. (*)
Reporter: Ahmad Rizal Ramdhani
Editor: Agus Priwandono











