SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Aparat kepolisian dari Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Serang Kota masih saat ini sedang melakukan pencarian terhadap dua sopir pikap yang terlibat kecelakaan dekat Gerbang Tol Serang Timur, Rabu 12 Juli 2023 sore.
Kedua sopir tersebut diketahui melarikan diri setelah terlibat kecelakaan dengan motor Honda Beat Street dengan nomor polisi A 5847 DW.
“Masih dalam penyelidikan, kami masih mencari mobil pikap yang diduga menabrak korban,” kata Kasubnit Gakkum Satlantas Polresta Serang Kota IPDA Adi Ardiyanto, Kamis 13 Juli 2023.
Kecelakaan yang terjadi di Jalan Armada, Kecamatan Serang, Kota Serang tersebut menyebabkan dua korban tewas. Korban tewas itu Achmad Habibudin (60) dan putranya, Ilham Hakiki (19). Kedua korban tersebut telah dimakamkan di Lingkungan Kilasah, Kelurahan Kilasah, Kecamatan Kasemen, Kota Serang. “Sudah dimakamkan, keduanya meninggal dunia,” kata Adi.
Andi menjelaskan, kasus kecelakaan tersebut saat motor yang ditumpangi kedua korban melaju dari arah Simpang Serang Timur menuju Kaligandu. Tiba di lokasi kejadian, warga Komplek Banten Indah Permai, Kelurahan Unyur, Kecamatan Serang, Kota Serang bermaksud menyalip sebuah minibus yang ada di depannya.
Nahas saat menyalip tersebut, motor yang dikendarai korban bertabrakan dengan sebuah mobil pikap yang datang dari arah berlawanan.
Tabrakan tersebut menyebabkan kedua korban terjatuh dari motor. Disaat sudah terjatuh dari motor, korban Ilham tertabrak kendaraan pikap yang lainnya. “Korban sempat tertabrak,” ujar Adi.
Pascakejadian tersebut, kedua mobil pikap yang belum diketahui identitasnya tersebut melarikan diri di lokasi kejadian. Warga sekitar yang melihat kedua korban terkapar melaporkannya ke polisi.
Saat polisi tiba di lokasi kejadian, korban Achmad sudah meninggal. Sementara anaknya dalam kondisi kritis dan meninggal dunia dalam perjalanan menuju RSUD dr Dradjat Prawiranegara, Kabupaten Serang.
“Korban meninggal dibawa ke rumah sakit,” ungkap Adi.
Adi mengungkapkan pasca kejadian tersebut, pihaknya telah mengumpulkan bukti-bukti dan keterangan saksi di lokasi kejadian. Selain itu, pihaknya juga mengecek CCTV yang diduga dilewati penabrak korban.
“Kita cek semua CCTV. Ada beberapa rekaman kendaraan pelaku, dan masih kita selidiki,” kata Adi.
Adi meminta penabrak ayah dan anak itu segera menyerahkan diri kepada pihak kepolisian, dan mempertanggungjawabkan perbuatannya.
“Kami juga minta batuan teman-teman (wartawan-red), jika ada yang memiliki informasi keberadaan dan identitas kendaraan segera menginformasikannya kepada kami,” tutur Adi.
Reporter: Fahmi
Editor: Aas Arbi











