SERANG, RADARBANTEN.CO.ID- Antusiasme warga untuk mengikuti Lomba Kampung Bersih dan Aman (LKBA) Kabupaten Serang 2023 kian bergeliat. Salah satunya ialah di Desa Margagiri, Kecamatan Bojonegara, Kabupaten Serang.
Warga Kampung Sumurgading sangat antusias dalam mengikuti LKBA tahun ini. Bahkan, mereka menyulap lahan kosong yang pernah dijadikan tempat sampah liar menjadi taman yang bagus dan nyaman.
Anak-anak tampak senang bermain di taman yang dua bulan lalu masih menjadi lokasi pembuangan sampah liar tersebut. Mereka terlihat asyik bermain di atas rumah pohon sambil bercanda.
Terlihat pula pemuda dan bapak-bapak yang tengah berusaha membuat kursi dari limbah kayu agar nyaman dijadikan tempat duduk.
Salah satu pemuda RW 05, Kampung Sumurgading, Ibnu Sefudin mengatakan jika pada dua bulan lalu kondisi lahan milik warga tersebut tidak terurus banyak sampah.
“Alang-alan tinggi dan masyarakat juga tidak berani lewat kalau malam, ngeri soalnya,” katanya saat ditemui di Taman Sumurgading, Selasa, 25 Juli 2023.
Ia mengatakan, dengan adanya LKBA antuasias masyarakat sangat luar biasa termasuk untuk mengelola lahan kosong tersebut hingga menjadi taman yang indah dan nyaman.
“Minimal ada feed back ke kita tadinya masyarakat takut sekarang justru bisa menjadi tempat bermain anak dan banyak kegiatan positif,” jelasnya.
Ia mengatakan, ada banyak sekali fasilitas-fasilitas yang dapat dinikmati oleh anak-anak yang ada di sekitaran lokasi. Hal itu lantaran ada banyak konsep yang dibawa dalam pembangunan taman seperti taman pintar, taman bermain dan taman hiburan.
“Pemuda berpotensi sering membuat karya jadi disinilah nanti akan jadi tempat berkreasi sekaligus menikmati karya-karya yang telah dibuat. Ada rumah pohon, tanaman sayur hidup, hidroponik, yang dapat dinikmati oleh warga,” jelasnya.
Nantinya, warga ataupun anak-anak yang ingin masuk ke dalam taman diwajibkan untuk membawa sapah baik organik maupun non organik sebagai tiket masuk mereka.
“Anak-anak yang datang ke taman masuknya tidak gratisan tetapi bayar menggunakan sampah jadi masuk masyarakat harus membawa sampah baik organik maupun non organik,” terangnya.
Ia mengatakan, untuk sampah non organik nantinya akan dikelola oleh pengurus dan di jual untuk operasional. Sementara untuk sampah organik akan diolah dan dijadikan kompos.
“Adapun sampah organik, nantinya akan diolah menjadi kompos dan pengelolaan nya ada di belakang sini,” pungkasnya.
Sementara itu, Kasi Pemberdayaan dan Kesejahteraan Desa Margagiri, Sugiri, menyambut baik tindakan masyarakat yang memiliki kepedulian untuk membuat lingkungannya semakin nyaman.
“Alhamdulillah respons masyarakat sangat baik terutama dalam hal partisipasi mereka untuk ikut LKBA,” jelasnya.
Ia pun berterima kasih karena berkat kerja sama yang dijalin dengan baik, Desa Margagiri dapat meraih juara umum pada lomba LKBA Kabupaten Serang 2022 dan menjadi juara di tingkat Provinsi.
“Saya mewakili kepala desa mengucapkan Terima kasih atas semua hal tentang kampung bersih. Ini berkat kerjasama para masyarakat sehingga bisa merai segala aspek,” pungkasnya. (*)
Reporter: Ahmad Rizal Ramdhani
Editor: Agus Priwandono











