SERANG, RADARBANTEN.CO.ID — Pagar hidup di jalan Lingkungan RT/RW: 004/009 Lingkungan Bhayangkara/Komplek Pemda, Kelurahan/Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang bikin juri kagum.
Sebab, tanaman/bunga yang dijadikan pagar hidup menjadi salah satu komponen penilaian dalam salah satu kategori penilaian Lomba Kampung Resik lan Aman (LKRA) Kota Serang tahun 2023.
Dan, selama 4 (empat) hari penjurian, Tim Juri Kelompok 6 belum pernah menemukan pagar hidup yang demikian rapi.
Lingkungan Bhayangkara sendiri tampak bersih, rapi dan pagar tanaman hidupnya dipotong rapi dan indah. Kendati keberadaan pagar hidup tersebut belum ditanam merata di sepanjang halan lingkungan.
Keasrian lingkungan tersebut bukan hanya saat mengikuti lomba.
Hal tersebut tampak dari tanaman bunga-bunga dan pagar hidupnya yang usianya diperkirakan di atas setahun lebih.
Tanamannya sudah tinggi, kokoh dan media tanamnya sudah tampak berlumut. Berbeda kalau dipersiapkan secara instan. Tanamannya tampak layu dan media tanamnya masih baru.
Saat juri Kelompok 6, Lomba Kampung Resik lan Aman (LKRA) Kota Serang tahun 2023 datang menilai, disambut ibu-ibu komplek yang tampil dengan seragam baju gamis warna hitam.
Juri Kelompok 6 terdiri dari Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Serang Hj Ade Jumaiyah Syafrudin, M Widodo (Radar Banten) dan Ipda Pardiyono (Polres Serang).
Begitu memasuki jalan lingkungan beraspal yang bersih, di kanan kiri jalan dipenuhi dengan tanaman bunga yang tampaknya sudah ditanam cukup lama.
Makin masuk ke dalam, tampak tanaman pagar hidup yang dipotong rapi. Dan dibentuk sedemikian rupa, sehingga enak dipandang.
Tanaman pagar hidup ini sejak setahun yang lalu pun juga sudah tumbuh tinggi.
Tak hanya itu, makin ke dalam, tampak rumah warga yang dijadikan sebagai transit Juri Kelompok 6, sangat asri dengan puluhan jenis tanaman hias yang ditata sangat indah.
Menurut Ketua RT/RW: 004/009 Lingkungan Bhayangkara/Komplek Pemda Ajat Sudrajat, kesadaran warganya dalam menata dan membersihkan lingkungan sudah tumbuh. “Warga komplek sini setiap pagi rutin menyapu halaman dan rutin menyiram bunga yang ada di depan rumahnya,” kata Ajat sambil memperlihatkan seluruh persyaratan administrasi terkait LKRA 2023.

Hj Ade Jumaiyah, yang kediamannya tak jauh dari lokasi menyarankan agar warga setempat memperhatikan PHBS (prilaku hidup bersih dan sehat). “Termasuk membentuk Bank Sampah, tolong segera diwujudkan dan dimintakan SK-nya ke Bu Lurah,” saran Hj Ade.
Isteri Walikota Serang H Syafrudin ini juga meminta warga tetap menjaga kebersihan. “Jadi menjaga kebersihan jangan hanya pas ada lomba. Harus rutin setiap hari. Kalo perlu harus ada ibu-ibu yang piket menyapu tiap hari,” kata Hj Ade.
LKRA merupakan program unggulan Walikota Serang H Syafrudin. Tujuan utamanya adalah menumbuh-kembangkan lagi budaya gotong royong. Serta mewujudkan kemandirian warga dalam menciptakan lingkungan masing-masing menjadi indah, bersih, rapi dan sehat.
Penulis/Editor: M Widodo











