SERANG,RADARBANTEN.CO.ID-Perdebatan soal aset antar Pemerintah Kota (Pemkot) Serang dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang masih terus berlanjut.
Terlebih, pasca viralnya kekurangan air yang berada di Kecamatan Kasemen Kota Serang beberapa waktu lalu membuat DPRD Kota Serang geram.
Seperti yang telah diungkapkan Wakil Ketua DPRD Kota Serang, Hasan Basri yang menyebut bahwa Pemkot Serang telah melakukan berbagai upaya. Salah satunya dengan pendampingan serta membentuk panitia khusus (Pansus) soal aset.
“Kita kan sudah ada pendampingan KPK, sudah buat pansus dan sebagainya, jangan begitu dong. Kita ini kan membangun dan itu semua untuk masyarakat. Kota Serang sebagai ibukota memegang tanggung jawab yang berat, bagaimana kota kita ini bisa lebih cantik, lebih produktif dan lebih baik,” ujarnya, Jumat 28 Juli 2023.
Hasan mengatakan, aset serta dokumen sebagaimana dijelaskan pada ayat 1 dan 3 UU Nomor 32 Tahun 2007 tentang Pembentukan Kota Serang, meliputi sebagian barang milik dikuasai yang bergerak dan tidak bergerak, dan atau dimanfaatkan oleh pemerintah kota serang yang berada dalam wilayah kota serang.
“Yang kedua, badan usaha milik daerah (BUMD) Kabupaten Serang yang berkedudukan kegiatan dan lokasinya berada di Kota Serang. Kemudian, yang ketiganya utang piutang yang ada di Kota Serang yang kegunaannya untuk Kota Serang menjadi tanggung jawab Kota Serang,” tambahnya.
Hasan juga menyinggung Pemprov Banten selaku wakil pemerintah pusat di daerah wajib untuk menyelesaikan permasalahan aset tersebut.
“Lalu, pasal sembilan, pelaksanaan dan penyerahan aset serta dokumen sebagaimana dimaksud pada ayat satu, dilaporkan oleh Gubernur Banten kepada Menteri Dalam Negeri,” katanya.
Terakhir, pihaknya pun meminta agar Pemkab Serang bisa segera menyerahkan aset-asetnya yang berada di wilayah Kota Serang.
“Harus diserahkan. Makanya kenapa kita buat Pansus dan sebagainya, karena itu hak Kota Serang dan bukan untuk gagah-gagahan, tapi, kita melaksanan undang-undang. Jika mereka bertahan, berarti mereka melanggar undang-undang,” tuturnya. (*)
Reporter: Nahrul Muhilmi
Editor: Agung S Pambudi











