SERANG, RADARBANTEN.CO.ID- Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) harus diterapkan di setiap lingkungan, salah satunya dengan adanya tempat sampah di setiap lingkungan.
Hal itu akan membuat lingkungan terbebas dari sampah yang berceceran. Tempat sampah bisa terbuat dari ember bekas, kayu yang dibentuk menjadi tempat sampah atau lainnya.
Hal itu diungkapkan oleh Tim Penggerak PKK Kota Serang, Ade Jumaiah, saat menjadi salah satu juri kelompok 6 Lomba Kampung Resik lan Aman (LKRA) Kota Serang 2023 saat berkunjung ke Lingkungan Wadas, RT 001 dan 002, di RW 08, Selasa, 1 Agustus 2023.
Pada LKRA Kota Serang 2023 ini, ia menilai, Lingkungan Wadas, RT 001 dan RT 002, belum maksimal dalam menerapkan PHBS.
“Di sini masih ada kekurangan dalam kategori PBHS, mungkin bisa lebih ditingkatkan lagi. Serta saya menyarankan warga untuk menanam bunga dan apotik hidup dilingkungan Wadas agar lebih terlihat bersih dan indah,” katanya.
Selain itu, ia menyayangkan belum adanya pengelolaan bank sampah di Lingkungan Wadas, padahal bank sampah bisa dimanfaatkan warga untuk menghasilkan pundi-pundi rupiah dan meningkatkan kebersihan.
“Di sini belum ada bank sampah, saya harap ke depan warga memikirkan untuk membentuk bank sampah, serta aktifkan gerakan pemuda agar mempermudah semuanya,” tuturnya.
Di sisi lain, Ade Jumaiah mengapresiasi penyambutan yang diberikan oleh warga Lingkungan Wadas yang sangat antusias serta melibatkan puluhan anak sd yang berbaris menyambut tim juri.
Dalam sisi keamanan, Kaur Bin Ops Polresta Serang Kota, Ipda Pardiyono mengungkapkan, pos kamling yang berada di Lingkungan Wadas belum maksimal.
“Sangat disayangkan belum ada kelengkapan yang sesuai, padahal pos kamling sangat penting kegunaannya. Pembentukan jadwal ronda juga harus dibentuk agar keamanan terjaga,” ujarnya.
Di tempat yang sama, Camat Kasemen, Kristiyanto mengatakan, program yang diselenggarakan oleh Walikota Serang yakni LKRA ini sangat memberikan efek dalam hal gotong royong yang dinilai mulai pudar.
“LKRA membentuk kebiasaan membangun lingkungan yang nyaman, aman dan bersih, tentu itu yang kami harapkan dalam program ini. Kami harap kebiasaan seperti ini akan terus berlanjut, jangan karena hanya ada LKRA saja,” tutupnya. (*)
Reporter: Eko Fajar
Editor: Agus Priwandono











