TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID – Ratusan tenaga honorer Tangsel gagal demo ke gedung DPR RI di Jakarta, Senin, 7 Agustus 2023.
Sejatinya, ratusan tenaga honorer Tangsel sudah siap berangkat demo dan bergabung dengan honorer se-Provinsi Banten. Mereka sejak pukul 06.00 WIB sudah kumpul di Menara Pandang, di samping Puspemkot Tangsel, untuk menuju gedung DPR RI.
Tiga bus juga sudah terparkir siap mengangkut mereka.
Informasi yang dihimpun RADARBANTEN.CO.ID, ratusan honorer ini tidak jadi berangkat setelah dipanggil Walikota Tangsel, Benyamin Davnie.
Mereka kemudian diperintahkan untuk ikut apel pagi bersama para ASN di halaman Puspemkot Tangsel.
Sejumlah foto memperlihatkan para honorer dengan pakaian seragam kemeja putih dan celana hitam berbaris di samping para ASN.
Tak lama setelah itu, Walikota Tangsel naik ke podium dan berpidato. Dalam rilis yang disampaikan Dinas Kominfo Tangsel, Benyamin menyampaikan pentingnya kedisiplinan pegawai.
Ia menyampaikan hal itu di hadapan para ASN dan honorer yang batal demo.
“Saya minta ASN dan PPPK itu pedomani aturan, jangan aneh-aneh. Saya enggak mau lihat ASN yang sudah ditetapkan kerjanya itu tidak disiplin. Saya akan beri sanksi jika ASN dapat peringatan tiga kali, begitupun PPPK,” ucap Benyamin.
“Saya harap dengan kalian disiplin bisa berprestasi secara pribadi dan kelompok sesuai kerja dalam memberi pelayanan kepada publik, menciptakan kesejahteraan, dan menciptakan daya saing,” tambahnya.
Menurut seorang honorer yang tak mau disebutkan namanya, kegagalan para honorer Tangsel demo karena tidak mendapat izin dari Walikota Tangsel.
Menurutnya, Walikota Tangsel marah karena perwakilan honorer tidak meminta izin kepadanya, sementara mereka hanya meminta izin ke Wakil Walikota saja.
“Tadi kita udah kumpul, ternyata Pak Wali datang dan diminta ikut apel sama Pak Wali. Intinya komunikasi kita dengan pimpinan belum clear, jadi Pak Wali tidak dikomunikasikan, informasinya hanya izin ke pak Wakil saja, dengan Pak Wali dan Pak Sekda belum. Jadi tidak tuntas,” ujar sumber.
Koordinator Aksi Demo Honorer Tangsel, Azis mengatakan, keikutsertaan mereka untuk demo karena adanya statement Walikota Tangsel yang menjamin kebebasan honorer untuk ikut demo.
“Walikota pernah berstatement di media tidak melarang honorer demo ke DPR RI,” ujar Azis.
Azis mengatakan, di hadapan para honorer saat apel pagi, Walikota menegaskan komitmennya untuk tetap menggunakan tenaga honorer di tahun depan, dan tidak ada penghapusan honorer.
“Setelah kami apel dengan Walikota, dan ternyata memang Walikota menjamin semua honorer di Tangsel tidak ada penghapusan karena Pemkot Tangsel masih berat menghapus honorer,” ucapnya.
Menurut Azis, Walikota juga menegaskan telah mengalokasikan gaji para honorer di tahun 2024, bahkan telah disiapkan gaji ke-13 untuk para honorer. (*)
Reporter: Syaiful Adha.
Editor: Agus Priwandono











