SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Ratusan warga di Kabupaten Lebak tepatnya Kecamatan Warunggunung, dilaporkan mengalami krisis air bersih dampak dari fenomena kekeringan berkepanjangan alias El Nino.
Merespon hal itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten langsung turun tangan dengan menyuplai bantuan air bersih kepada ratusan warga di tiga desa di Kecamatan Warunggunung itu.
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Banten Nana Suryana mengatakan, pihaknya dibantu oleh stakeholder terkait dalam menyuplai air bersih seperti Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Banten, Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Banten dan juga BPBD Kabupaten Lebak.
Sebelumnya, pihaknya juga mengikuti apel kesiapsiagaan dalam menghadapi El Nino bersama dengan Polda Banten di Alun-alun Kota Serang pada Kamis 10 Agustus 2023.
“Penyaluran bantuan ini merupakan implementasi dari apel tadi, karena saat ini kita sesuai dengan informasi dari BMKG tentang El Nino kita sudah mulai memasuki masa itu dan sudah ada beberapa yang mengalami kekurangan air bersih khususnya di beberapa tempat termasuk Kabupaten Lebak,” kata Nana kepada Radar Banten.
Nana mengatakan, hari ini pihaknya mendistribusikan bantuan air bersih untuk tiga Kecamatan di Kabupaten Lebak meliputi Kecamatan Warunggunung, Sajira dan Cibadak. Sebelumnya, pihaknya juga menyalurkan bantuan air bersih kepada warga di Kecamatan Kasemen, Kota Serang.
“Kita lakukan koordinasi terus dengan BPBD kabupaten kota di Provinsi Banten sehingga informasi dari BPBD kabupaten kota ini diharapkan cepat kepada kita, agar kita bisa mensupport atau menanggulangi kekurangan air bersih di daerah yang terdampak kekeringan,” ungkapnya.
Kepala BPBD Lebak Febby Rizky Pratama mengatakan, di Kecamatan Warunggunung sedikitnya ada tiga desa yang terdampak kekeringan yait Desa Cibuah, Desa Salaraja, dan Desa Banjarsari.
“Alhamdulillah terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu untuk mendistribusikan bantuan air bersih terhadap 600 kelompok keluarga (KK) di Kecamatan Warunggunung ini,” pungkasnya.
Reporter: Yusuf Permana
Editor: Abdul Rozak











