CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kelurahan Randakari, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, bakal membuka pasar tradisional bagi para pelaku UMKM di wilayahnya pada awal September 2023.
Hal itu diungkapkan oleh Lurah Randakari Hairul Amri, saat dikonfirmasi terkait inovasi kelurahannya dengan membuka atau membuat pasar tradisional sebagai wadah UMKM guna mendongkrak perekonomian di masyarakat Randakari.
“Insya Allah kita bakal buka awal September ini dan pembangunan baru capai 80 persen, semoga sesuai target karena rencananya bakal diresmikan langsung oleh Pak Walikota Cilegon (Helldy Agustian),” kata Amri, Kamis, 10 Agustus 2023.
Dijelaskan Amri, pasar tradisional Kelurahan Randakari nantinya bakal dibuka setiap hari Rabu dan Minggu mulai pukul 06.00 WIB hingga sore.
“Sesuai kesepakatan dengan warga, kita buka setiap hari Rabu dan Minggu, karena di lokasi itu merupakan jalur wisata ke pantai Anyar. Jadi sangat strategis kita jadikan pasar atau pusat UMKM,” katanya.
“Karena bagaimana pun Jalan Lingkar Selatan ini merupakan jalur pariwisata, bukan jalur industri, mudah-mudahan produk UMKM kita bisa terjual,” sambungnya.
Amri juga menyampaikan, pedagang atau UMKM yang baru bergabung untuk meramaikan pasar tradisional tersebut baru ada 30 UMKM dari latar belakang usaha yang berbeda.
“Ada 30 UMKM yang bakal meramaikan pasar tradisional, mereka (UMKM) yang berjualan juga tidak dikenakan biaya sewa hanya saja kita minta iuran untuk membayar listrik dan sampah karena kita fasilitasi juga dengan toilet,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Amri juga mengajak kepada masyarakat yang melintasi di Jalan Lingkar Selatan tepatnya di Lingkungan Belereng, RT 3 RW 2, Kelurahan Randakari, Kecamatan Cilegon, atau yang mau berwisata ke pantai di Anyar, Kabupaten Serang, agar bisa mampir di pasar tradisional Kelurahan Randakari. (*)
Reporter: Rajudin
Editor: Agus Priwandono











