TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah menyebut perempuan memiliki peran besar sebagai pembawa kesuksesan, baik dalam keluarga, organisasi, maupun kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, perempuan memiliki sejumlah karakter unggul yang menjadi modal penting dalam menghadapi berbagai tantangan.
Hal itu disampaikan Dimyati saat membuka Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) I Wanita Persatuan Pembangunan (WPP) di Hotel Le Semar, Karawaci, Kabupaten Tangerang, Jumat (17/7/2026).
Dalam sambutannya, Dimyati menguraikan enam karakter perempuan berdasarkan huruf yang membentuk kata WANITA.
Huruf W dimaknai sebagai Waktu yang menggambarkan kemampuan perempuan mengatur waktu dengan baik.
“Perempuan mengatur waktunya luar biasa, untuk anak, suami, rumah tangga, pekerjaan, dan berbagai aktivitas lainnya,” ujar Dimyati.
Huruf A berarti Amanah. Menurutnya, perempuan umumnya mampu menjaga kepercayaan ketika diberikan tanggung jawab.
Selanjutnya, huruf N diartikan sebagai Nurut, yakni lebih patuh terhadap aturan maupun arahan dalam menjalankan tugas.
Sementara huruf I dimaknai sebagai Instan, bukan dalam arti serba praktis, tetapi cepat bertindak saat menghadapi situasi. Ia mencontohkan, seorang ibu sigap menolong anak yang terjatuh atau segera membersihkan rumah ketika melihat sesuatu yang kotor.
“Perempuan lebih cepat mengambil langkah strategis ketika menghadapi persoalan,” katanya.
Huruf T diartikan sebagai Tangguh. Menurut Dimyati, perempuan memiliki ketabahan dan kesabaran lebih besar ketika menghadapi cobaan.
Adapun huruf terakhir, A, dimaknai sebagai Aktif, yaitu memiliki sifat proaktif dalam mengambil keputusan dan menjalankan berbagai peran.
“Perempuan tidak pasif, tetapi proaktif mengambil langkah strategis,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono menegaskan perempuan memiliki posisi strategis dalam pembangunan bangsa. Menurutnya, peran perempuan sangat besar dalam memperkuat ketahanan nasional, mulai dari pengelolaan ekonomi keluarga hingga berbagai bidang kehidupan lainnya.
“Karena itu, peran perempuan di pemerintahan, organisasi sosial, kemasyarakatan, maupun organisasi politik perlu terus diperkuat,” kata Mardiono.
Sementara itu, Penjabat Ketua Umum Wanita Persatuan Pembangunan (WPP), Dewi Arimbi Suharto Alamsyah, mengatakan Rapimnas I WPP digelar sebagai forum konsolidasi organisasi sekaligus penyusunan program kerja ke depan. Kegiatan tersebut diikuti pengurus Dewan Pengurus Pusat (DPP) WPP serta para ketua wilayah WPP dari seluruh Indonesia.*
Editor : Krisna Widi Aria











