CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Musim kemarau serta adanya fenomena El Nino membuat peristiwa kebakaran lahan di Kota Cilegon meningkat.
Berdasarkan data yang dihimpun dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Cilegon, selama dua bulan terakhir, terjadi kebakaran lahan terjadi sebanyak 15 peristiwa.
Jumlah itu hampir setengah dari keseluruhan jumlah peristiwa kebakaran yang terjadi selama tahun 2023.
Kepala Seksi (Kasi) Operasi Pemadaman Kebakaran pada DPKP Kota Cilegon, Suroto menjelaskan, periode Januari hingga Juli 2023, terdapat 54 kejadian kebakaran.
Jumlah itu merupakan akumulasi dari peristiwa kebakaran lahan maupun rumah warga.
Kemudian, saat fenomena El Nino berlangsung, ada peningkatan kebakaran lahan pada periode Juli-Agustus 2023.
“Agustus ini lebih dari 15 kejadian, mungkin mendekati 20 kejadian,” papar Suroto, Kamis, 31 Agustus 2023.
Dijelaskan Suroto, dalam sehari, pihaknya bisa mendapatkan hingga empat laporan kebakaran lahan.
“Semuanya objeknya ilalang,” ujar Suroto.
Selain karena faktor cuaca, kebakaran lahan terjadi diakibatkan oleh kelalaian.
Umumnya, warga yang tengah membakar sampah meninggalkan lokasi pembakaran, hingga membuat api menjalar ke lahan kering akibat cuaca.
Suroto juga menyebut, belum lama ini pihaknya memadamkan api di area hutan di wilayah Palm Hills. Dimana dalam kejadian itu, 12 hektare lahan habis terbakar.
“Umumnya ini lahan kosong, ada yang di lingkungan perumahan,” imbuhnya.
Suroto mengimbau masyarakat Kota Cilegon untuk tidak melakukan pembakaran sampah tanpa pengawasan.
Selain itu, dia juga meminta masyarakat agar tidak membuang puntung rokok ke area ilalang ataupun lokasi lainnya. Hal ini guna mencegah terjadinya kebakaran yang dapat mengganggu kenyamanan masyarakat lainnya.(*)
Reporter: Bayu Mulyana
Editor: Agus Priwandono











