LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID- Kekeringan di Kabupaten Lebak saat ini telah melanda 20 kecamatan dan 48 desa menurut data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak yang mengakibatkan warga kesulitan untuk mendapatkan air bersih tepatnya di Kampung Cibuah, Desa Cibuah, Kecamatan Warunggunung.
Warga Desa Cibuah, Ani, megungkapkan dampak kekeringan yang terjadi merupakan yang terparah karena air hampir kering dan sulit dicari oleh masyarakat di Kampung Cibuah.
“Ini yang terparah sebelumnya gak seperti ini, kami semua warga disitu untuk nyari air satu ember aja kadang susah ya,” katanya kepada Radar Banten.
Diharapkan, Ani, semoga kekeringan yang terjadi segera berakhir dan warga bisa beraktivitas normal dan mendapatkan air dengan normal kembali.
“Kami ingin aktivitas normal lagi yah, dan kami khususnya masyarakat di Desa Cibuah bisa beraktivitas normal dan mendapat air lagi dengan mudah,” harapnya.
Hal yang sama juga diungkapkan, Maryati, walau sudah memiliki sumur bor tetapi air di rumahnya tetap kering bahkan harus menunggu hingga 2 jam untuk mendapatkan air.
“Sumur bor saya udah punya, tapi kan harus nunggu berjam-jam, kadang smpe dua jam baru ada airnya bisa diambil untuk kebutuhan sehari-hari,” ucapnya.
Untuk diketahui kekeringan yang melanda Lebak sudah terjadi dari awal bulan Juli dan yang terparah saat ini sesuai dengan prediksi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yakni di Bulan September.
Sampai saat ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak sudah menetapkan beberapa kekeringan menjadi darurat kekeringan karena dari 28 kecamatan, total sudah 20 kecamatan terdampak di Lebak.
Kepala Desa Cibuah Toto menyampaikan, daerahnya memang rentan dengan kekeringan dan pihak pemerintah desa sudah berkoordinasi dengan Pemkab Lebak.
“Dalam mengatasi kondisi ini kami berkoordinasi dengan Pemkab Lebak dari unsur BPBD dan Tagana untuk mendapatkan bantuan air bersih,” tuturnya.
Sebelumnya bantuan air bersih juga diberikan oleh TNI melalui Korem Maulana Yusuf 064 dan Kodim 0603 Lebak kepada warga Desa Cibuah.
“Kami sangat bersyukur kepada semua dan stakeholder yang telah membantu kesulitan masyarakat di desa kami karena kekeringan dampak dari El Nino,” ucap Toto.
Hingga saat ini BPBD Kabupaten Lebak telah menyalurkan 458.840 liter yang disebar ke 20 kecamatan dan 48 desa. Air ini diperuntukkan untuk 9.084 kepala keluarga (KK) atau 36.336 jiwa.
Reporter: Nurandi
Editor: Aditya











