SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah melalui Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) saat ini tengah menggencarkan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).
PTSL adalah salah satu program pemerintah yang memudahkan masyarakat untuk mendapatkan sertifikat tanah secara gratis.
Pembina Ikatan Istri Karyawan dan Karyawati (Ikawati) Kementerian ATR/BPN Nanny Hadi Tjahjanto menyebut bahwa program itu merupakan jurus jitu yang ampuh dalam mengatasi masalah kemiskinan di negara ini.
Sebab, PTSL ini membantu warga dalam mendapatkan sertifikat atas aset tanah miliknya secara cuma-cuma. Sertifikat tanah dapat memberikan kepastian dan perlindungan hukum dengan cara memberikan rasa aman dan jaminan kepastian hukum mengenai subjek, objek, dan hak atas tanah.
“Mari kita sambut apa yang jadi program pemerintah dalam upaya reforma agraria yakni PTSL ini. Karena PTSL ini merupakan suatu bentuk pemberdayaan masyarakat yang mana Presiden mengharapkan tidak ada lagi masyarakat miskin di Indonesia,” kata Nanny saat memberikan sambutan dalam acara peringatan Hari Agraria dan Tata Ruang Nasional (Hantaru) di Kantor Kakanwil ATR/BPN Banten, KP3B, Kota Serang, Kamis 14 September 2023.
Nanny mengatakan, sertifikat tanah itu dapat digunakan oleh masyarakat untuk mendapatkan modal usaha dengan menjadikannya agunan kepada bank milik negara.
“Jadi kita ingin memberikan pancingan, bukan ikannya langsung. Kita ingin PTSL ini dapat dimanfaatkan untuk menjadi modal pengembangan usaha yang tentunya akan berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat,” ucapnya.
Sebagai Pembina Ikawati, Nanny menyebut bahwa perempuan memiliki tugas penting dalam peningkatan ekonomi keluarga, yakni dengan menjadi support system bagi sang suami.
Ia pun meminta kepada para pengurus dan kader Ikawati untuk berkerja sama dan merapatkan barisan dengan menggandeng para perempuan lainnya khususnya membina pengembangan UMKM di daerah.
“Mari kita bersama mendukung pemerintah dalam hal ini meningkatan perekonomian negara, melalui wanita hebat sektor UMKM kita tidak pernah gentar, seperti pada situasi Covid-19 lalu. Yang mana Indonesia bisa menghadapi pandemi yang mencekam dunia secara global itu melalui UMKM yang digerakan dari rumah, khususnya para wanita,” pungkasnya. (*)
Reporter: Yusuf Permana
Editor : Aas Arbi











