PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID–Mengkonsumsi jamu sangat lekat dengan tradisi kebudayaan lokal bangsa Indonesia. Namun, minum jamu setiap hari akan mengakibatkan efek samping bagi tubuh Anda.
Hindari konsumsi jamu yang berlebihan. Terutama jika Anda yang memiliki kondisi kesehatan tertentu, sebaiknya berkonsultasi terlebih dulu sebelum minum jamu.
Jamu kunyit asam dipercaya bermanfaat menyembuhkan peradangan kronis, nyeri, sindrom metabolik, dan kecemasan. Namun, jika penggunaannya berlebihan justru menyebabkan diare, sakit kepala, atau iritasi kulit
Demikian juga jamu jahe. Selain dapat mengobati radang sendi, perut kembung, dan juga nyeri saat menstruasi, jika berlebihan dapat memberi efek samping, seperti sakit perut atau mulas serta diare ringan.
Selanjutnya, disarikan dari beberapa sumber, beberapa efek samping minum jamu jika berlebihan. Efek jangka pendek, gangguan pencernaan seperti diare dan muntah.
Dan, efek jangka menengah gangguan fungsi liver, karena ketika jamu atau bahan herbal masuk ke dalam pencernaan, maka akan terjadi proses metabolisme di liver.
Lalu, efek jangka panjang membuat pekerjaan liver akan jadi berat dan tentunya akan terganggu. Sedangkan efek jangka panjang, bisa menyebabkan gangguan fungsi ginjal.
Pengeluaran sisa-sisa metabolisme jamu tadi kan akan lewat urine. Ginjal yang harus bekerja keras, maka akan terganggu fungsinya jika dikonsumsi melebihi dosis.
Jika orang menganggap dengan mengonsumsi jamu atau bahan-bahan herbal tidak akan memberikan efek samping maka itu salah. Apapun jika dikonsumsi secara berlebihan pastinya akan memiliki efek samping. (*)
Reporter: Moch Madani Prasetia
Editor: Agung S Pambudi











