CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Kota Cilegon mengajak masyarakat khususnya pemilik hewan peliharaan agar melakukan vaksinasi hewan guna mencegah penularan dan penyebaran virus rabies.
Hal itu ungkapkan Korwil PDHI Kota Cilegon Dina Safitri dalam rangka menyambut Hari Rabies Sedunia atau World Rabies Day yang diperingati setiap tanggal 28 September.
“Di momen Hari Rabies Sedunia atau World Rabies Day ini, kami kembali mengingatkan sekaligus mengajak kepada pemilik hewan peliharaan untuk segera dilakukan vaksinasi, agar kita terlindungi dari paparan virus rabies,” ajak Dina, Senin, 25 September 2023.
Diketahui, rabies sendiri merupakan jenis penyakit zoonosis atau penyakit yang bisa ditularkan dari hewan ke manusia. Seperti anjing, kucing, kera, dan musang melalui cakaran, gigitan yang terinfeksi ataupun jilatan ke area luka.
Untuk itu, pihaknya bersama pemerintah terus bersinergi berupaya dalam pengendalian penyakit zoonosis di Cilegon, dengan mengedukasi masyarakat dan mengajak untuk dilakukan vaksinasi hewan pemeliharaannya.
“Karena dengan divaksin rabies, hewan pembawa rabies itu bisa melindungi semua orang dari sebaran bahaya virusnya,” katanya.
“Semoga di momen ini (Hari Rabies Sedunia-red) menjadi momentum bersama untuk meningkatkan kesadaran tentang bahaya penyakit infeksi virus yang mematikan ini,” tambahnya.
Disampaikan Dina, dengan mengusung tema ‘Semua untuk 1, Satu Kesehatan untuk semua’ ini sebagai langkah lebih jauh untuk fokus pada kolaborasi, kesetaraan, dan penguatan sistem kesehatan. All for one, one for all mempunyai arti tanggung jawab semua orang untuk memberantas rabies, angka 1 dalam tema tersebut juga bisa mengacu pada satu orang yang membuat perbedaan, pada satu tujuan, bagaimana hewan divaksinasi untuk melindungi semua orang, dan bagaimana satu rangkaian penanganan penyakit rabies dapat menyelamatkan nyawa.
Penanganan Rabies sendiri, lanjut Dina, membutuhkan sinergi dari berbagai sektor, yakni kesehatan manusia dan kesehatan hewan atau yang disebut dengan One Health. Dimana One health ditujukan untuk seluruh manusia.
Penanganan dan pengendalian penyakit Rabies yang paling penting dan efektif adalah vaksinasi rabies, pada hewan atau manusia. Dimana vaksinasi rabies merupakan salah satu tindakan yang paling efektif dan aman untuk mencegah tertularnya penyakit rabies yang mematikan ini. Vaksin rabies diberikan untuk mencegah infeksi virus rabies yang bisa menyebabkan penyakit hingga kematian.
Sementara itu, pada peringatan Hari Rabies Sedunia tahun ini, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) melalui pusat kesehatan hewan (puskeswan) berupaya mempertahankan status bebas rabies baik pada hewan dan manusia.
Penanganan rabies yang dilakukan Puskeswan Kota Cilegon secara rutin dan terus menerus baik melalui pelayanan aktif maupun pasif. Tema Hari Rabies Sedunia tahun ini yang memprioritaskan vaksinasi Rabies pada hewan pembawa rabies sebagai upaya preventif paling efektif.
Plt Kepala DKPP Kota Cilegon Efa Syarifah mengatakan, tahun 2023 target vaksinasi rabies pada hewan pembawa rabies seperti anjing, kucing, musang dan hewan lainnya di wilayah Kota Cilegon diharapkan dapat mencapai target yakni sebanyak 400 ekor.
Namun, hingga sampai saat ini capaian vaksinasi Rabies di Kota Cilegon baru mencapai sekitar 300 ekor hewan pembawa rabies (HPR).
Untuk mencapai target vaksinasi rabies, DKPP bekerjasama dengan klinik hewan, organisasi terkait seperti PHDI ataupun dokter hewan swasta yang mempunyai Surat Izin Praktik (SIP) di Kota Cilegon.
“Vaksin rabies sebanyak 100 dosis sudah diserahkan kepada 5 klinik dan dokter hewan swasta di wilayah Cilegon. Dengan partisipasi pelayanan kesehatan hewan swasta diharapkan Kota Cilegon tetap bebas dari penyakit Rabies yang mematikan ini,” harapannya
Dirinya juga menghimbau kepada masyarakat pemilik hewan pembawa rabies atau hewan kesayangan untuk segera membawa hewannya untuk mendapatkan vaksinasi rabies di Puskeswan atau di klinik hewan swasta di wilayah Kota Cilegon. (*)
Reporter: Raju
Editor : Aas Arbi











