SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Berkah Maulid Nabi Muhammad SAW, warga Lopang di Kota Serang raup jutaan rupiah dari jualan panjang mulud.
Panjang mulud merupakan tempat untuk makanan atau sembako sedekah perayaan maulid Nabi Muhmmad SAW. Panjang mulud bentuknya beragam dan unik-unik, seperti bentuk burung, kubah masjid, kapal, miniatur unta, dan lain sebagainya.
Tradisi yang berkembang di Kota Serang dan sudah terjadi secara turun temurun ini menjadi berkah bagi perajin panjang mulud.
Salah satu penjual panjang mulud yang berada di Jalan Samaun Bakri, Kampung Domba, Kelurahan Lopang, Kecamatan Serang Ahmad Jumeji (43) mengatakan, berjualan panjang mulud sejak lima tahun yang lalu.
“Saya sudah berjualan sejak lima tahun yang lalu. Kalau mau mulud (Maulid Nabi Muhammad SAW) biasanya jualan ini di sini,” ujarnya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Senin 25 September 2023.
Ahmad menjelaskan, panjang mulud yang dijualnya tersebut dijual dengan harga yang variatif, tergantung dari hiasannya seperti berbentuk burung, kapal, dan lain-lain.
“Kalau hiasan yang bentuknya burung ini harganya Rp250-300 ribu, kalau yang biasa itu Rp100 ribu,” katanya.
Ia mengaku, dirinya harus merogoh kantong sekitar Rp5 juta, digunakan untuk modal berjualan tersebut.
“Modal awal biasanya saya ngeluarin sampai Rp7 jutaan, buat beli kayu sama hiasannya juga ini,” katanya.
Dari modal tersebut, kata Ahmad, dirinya bisa mendapatkan keuntungan jualan panjang mulud hingga Rp8 juta hingga Rp 10 juta selama momen mulud.
Untuk saat ini penjualan panjang mulud mengalami penurunan omzet akibat harga sembako naik.
“Kalau sekarang ini mengalami penurunan sih ya. Waktu tahun 2021 mah setelah Covid-19 selesai cukup tinggi penjualannya,” ucapnya.
Reporter: Nahrul Muhilmi
Editor : Aas Arbi











