CILEGON,RADARBANTEN.CO.ID-Sepanjang 2023, kasus kebakaran di Kota Cilegon mengalami peningkatan bila dibanding dengan tahun sebelumnya.
Hal itu diungkapkan, Kasi Pemadam Kebakaran pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Cilegon, Suroto saat ditemui di kantornya terkait kasus kebakaran di Cilegon, Senin 2 Oktober 2023.
“Ya agak naik kebakaran di Cilegon bila dibanding dengan tahun-tahun sebelumnya,” ucap Suroto.
Dituturkan Suroto, data kebakaran yang sudah ditangani pihaknya sebanyak 120 kejadian. Dari data ini lebih banyak dari tahun sebelumnya yang hanya terjadi sebanyak 84 kejadian.
Dia menjelaskan, kenaikan kasus kebakaran di Cilegon disebabkan salah satunya kemarau panjang yang terjadi di tahun ini (2023-red).
“Dampak El Nino ini luar biasa, dengan suhu panas yang tinggi sehingga banyak ilalang yang kering dan mudah terbakar, makanya kebakaran ilalang mendominasi sejak tiga bulan terakhir ini, bisa lima atau enam kali laporan dalam sehari,” jelas Suroto.
“Makanya kebakaran ilalang ini jadi fokus perhatian kita selama kemarau ini karena mudah terbakar, baik disengaja atau tidak, seperti buang puntung rokok sembarangan atau membakar sampah yang menyebabkan merambah ke objek mudah terbakar,” tambahnya.
Untuk itu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk tidak membuang sembarang puntung rokok dan ketika membakar sampah harus ditunggu tidak dibiarkan sehingga hal-hal yang tidak diinginkan tidak terjadi.
“Karena kebakaran ilalang ini mendominasi hampir 80 persen, makanya kami imbau masyarakat untuk tidak membuang puntung rokok dan membakar sampah sembarang,” imbaunya. (*)
Reporter: Raju
Editor: Agung S Pambudi











